Connect With Us

Pemuda Tangerang yang Ngaku Jadi Korban Salah Tangkap Polisi Berikan Klarifikasi

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 13 Juli 2022 | 12:45

Postingan korban salah tangkap di Kota Tangerang yang viral di Twitter. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemuda bernama Rafly Dwiantoro, yang mengaku jadi korban salah tangkap yang diduga dilakukan oleh aparat polisi di Gang Madrasah, Kebon Nanas, Kota Tangerang, menyampaikan klarifikasi.

"Saya Rafly Dwiantoro yang beralamat di Kebon Nanas, RT3/1, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, menindaklanjuti postingan saya pada hari Minggu tanggal 10 Juli 2022," ujarnya dalam video yang beredar di media sosial, Rabu 13 Juli 2022.

Rafly menyampaikan memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kata yang kurang berkenan. Dia juga menyebut, persoalan yang dialaminya sudah selesai.

"Saya juga ucapkan terima kasih dengan semua pihak yang telah membantu saya dalam proses penyelesaian saya," ucapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Abdul Jana saat dikonfirmasi terkait video tersebut tidak memberikan penjelasan lebih rinci. "Itu orangnya sudah klarifikasi," katanya.

Ketika ditanya soal penyelesaian yang disebutkan Rafly, Jana menuturkan, pihaknya akan mengkonfirmasi terlebih dahulu. "Saya konfirmasi dulu ya," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, awalnya kasus ini diunggah dalam akun Twitter @txtdrberseragam, Senin 11 Juli 2022, hingga viral di sosial media. Korban juga sempat menunjukkan foto bukti luka-luka pada bagian tubuhnya akibat dianiaya pelaku.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Selasa, 8 September 2026 | 22:15

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill