Connect With Us

Bikin Macet, Pengerjaan Drainase di Jalan KH Hasyim Ashari Tangerang Dikeluhkan Warga

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 20 September 2022 | 16:52

Pengerjaan drainase atau saluran air di kawasan Jalan KH Hasyim Ashari, Kota Tangerang, dikeluhkan warga lantaran proyek ini memicu kemacetan lalu lintas. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pengerjaan drainase atau saluran air di kawasan Jalan KH Hasyim Ashari, Kota Tangerang, dikeluhkan warga lantaran proyek ini memicu kemacetan lalu lintas.

"Semenjak ada pengerjaan saluran air, jalan ini sudah sebulan lebih macet banget," kata Bagas, pengguna jalan, Selasa, 20 September 2022.

Keluhan juga disampaikan warganet di media sosial. Pasalnya, mereka kesal lantaran kemacetan lalu lintas semakin menjadi terutama saat jam sibuk.

Selain banyaknya mobilitas kendaraan yang melintasi jalur menuju Cipondoh tersebut, pemicu kemacetan lalu lintas di kawasan ini karena tanah galian dan alat berat proyek tersebut memakan badan jalan.

Baca Juga :

"Mending tanahnya doang, ini sampe ekskavator nya parkir di jalan," kata Fahrul Ramadhan.

Adapun pengerjaan saluran air tersebut merupakan proyek Dinas PUPR Provinsi Banten yang dikerjakan oleh CV. Razan Bangun Nusantara dengan anggaran Rp.9.994.594.000.00.

Warga berharap pengerjaan ini bisa segera diselesaikan, atau minimal dikerjakan secara profesional tanpa mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill