Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menggelar agenda tahunan Festival Al A'zhom 2022 setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19 dan terakhir kali digelar pada tahun 2019 lalu.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan Festival Al A'zhom digelar sebagai sarana syiar agama Islam serta momentum kebangkitan perekonomian dan pariwisata di Kota Tangerang.
"Selain rangkaian kegiatan, seperti tabligh dan juga pameran, ada pula bazar produk UMKM," terang Arief saat meresmikan dibukanya Festival Al A'zhom di aula gedung MUI Kota Tangerang, Jumat, 23 September 2022.
Wali Kota juga mengajak masyarakat baik dari dalam maupun luar Kota Tangerang untuk berkunjung dalam gelaran Festival Al A'zhom sebagai wadah rekreasi dan edukasi islami.
"Silakan datang dan nikmati berbagai acara yang ada di Festival Al A'zhom 2022," ajak Arief yang didampingi Wakilnya Sachrudin dan Sekda Herman Suwarman.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kaonang menambahkan pada pelaksanaan Festival Al A'zhom tahun 2022, Pemkot Tangerang secara khusus memberikan perhatian kepada para pelaku UMKM yang ada di Kota Tangerang, dengan memberikan kuota lebih banyak dibanding luar Kota Tangerang.
"Dari total 200 stand UMKM yang ikut pameran di Festival Al A'zhom. Sebanyak 150 stand merupakan UMKM Kota Tangerang, sisanya dari luar Kota Tangerang," ungkap Kaonang.
Sebagai informasi, Festival Al A'zhom 2022 digelar mulai 23 September hingga 5 Oktober 2022 dengan rangkaian acara diantaranya jalan sehat sarungan, pameran artefak Rasulullah SAW, lomba islami, pameran kaligrafi, bazar dan kuliner.
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews