Connect With Us

Neuroendoskopy Teknik Baru Operasi Bedah Syaraf

| Sabtu, 25 April 2009 | 16:38

Neuroendoskopy Teknik Baru Operasi Bedah Syaraf TANGERANGNEWS- Dengan kemajuan teknologi kedokteran yang semakin berkembang, kini telah ada teknik baru untuk operasi khusus bedah syaraf yakni Neuroendoskopy. Neuroendoskopy adalah alat bantu operasi yang berbentuk fiber optik. Ini sangat membantu untuk membuat lubang kecil yang bisa dimasukan kedalam luka pasien, sehingga dengan menggunakan alat itu bisa membantu dokter untuk mengetahui penyakit syaraf yang dirasakan pasien. "Neuro artinya adalah syaraf endoskopy adalah melihat kedalam. Jadi neuroendoskopy adalah alat untuk melihat kedalam pada penyakit bedah syaraf," jelas Roslan Yusni dokter Syaraf RS Mayapada saat memberikan keterangan pada Workshop Live Minimally Neuroendoscopy and Supraorbital Keyhole Approach, Sabtu (25/4). Lanjut Roslan, alat ini sebenarnya sangat membantu dokter dan mempunyai keuntungan bagi pasien. Karena biasanya dalam operasi bedah syaraf irisan pada pasien sangat besar dan perawatan sangat lama, namun dengan menggunakan teknik neuroendoskopy ini bisa meminimalkan luka pada pasien, sehingga proses pemulihan dan rawat pasien di rumah sakit menjadi lebih cepat. "Untuk operasi bedah syarafnya sendiri bisa membutuhkan waktu 5 menit bahkan lebih, tergantung dari penyakitnya. Sedangkan untuk biaya operasi di Indonesia bila dibandingkan dengan negara lain sekitar 30 U$sampai 50 U$ dan di Indonesia Mayapada Hospital salah satu rumah sakit yang mengadakan teknik neuroendoskopy," tambah Roslan. (id)
SPORT
Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:20

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Saint Kitts and Nevis tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin, 23 Maret 2026 untuk menghadapi Skuad Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

NASIONAL
Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:31

Pemerintah memastikan rencana rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun 2026 sebenarnya sudah mulai dirumuskan. Namun, keputusan terkait pembukaan formasi CPNS maupun PPPK 2026 masih belum diumumkan karena pemerintah masih menahan penetapan final.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill