2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Pembangunan infrastruktur akhir tahun di Kota Tangerang kini sedang digencarkan. Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto meminta dinas teknis yang menangani pembangunan infrastruktur untuk memperhatikan kualitas pembangunan.
Turidi menyebut, jangan sampai pembangunan tersebut mengabaikan kualitas, lantaran yang akan merasakan efek dari pembangunan adalah masyarakat.
“Kami menyampaikan kepada instansi terkait seperti pembangunan jalanan, pembangunan infrastruktur, gedung, dan lainnya, harus sesuai apa yang disajikan baik dari konsultannya, perencanaan harus disesuaikan,” katanya, Kamis, 27 Oktober 2022.
Sebab, belakangan ini seperti trotoar di sekitar Puspemkot Tangerang mengalami amblas, tetapi telah diperbaiki. Turidi pun mengapresiasi langkah cepat dinas PUPR Kota Tangerang.
Baca juga: Wakil Wali Kota Tangerang Terus Dorong Percepatan Progres Porprov VI Banten
“Setiap pembangunan itu ada perencanaan, ada kebutuhan. Kebutuhan itu ada hitungannya pasti ditempuh,” jelasnya.
Turidi mengatakan jika dalam kondisi darurat seperti longsor, pergerakan tanah, dan lainnya, hal tersebut tidak dapat dideteksi.
Lihat juga: Arief Desak Kontraktor Kebut Pembangunan Venue Porprov VI Banten
Menjelang akhir tahun ini, pekerjaan tengah dikebut. “Karena anggaran serapan memang sedang berjalan. Memang bulan September, Oktober, November ini sedang proses pembangunan terus berjalan,” pungkasnya.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGDi tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews