Connect With Us

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Angkat Bicara terkait Kinerja ASN yang Disemprot Arief

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 14 November 2022 | 17:56

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Junadi. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Junadi angkat bicara terkait kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkot Tangerang khususnya UPT Jalan dan Tata Air Wilayah Timur Dinas PUPR.

Seperti diketahui, baru-baru ini pegawai UPT Jalan dan Tata Air Wilayah Timur Dinas PUPR disemprot Wali kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam sidak lantaran kinerjanya dianggap tidak disiplin.

"Ini harusnya tidak boleh terjadi pada ASN maupun OPD mana pun di Kota Tangerang, namanya pimpinan kapan saja dan di mana saja bisa datang, tidak perlu menunggu waktu, ini luar biasa Wali kota kita.  Sebagai ASN harusnya memang siap," ucap Junadi saat ditemui di Gedung  DPRD Kota Tangerang, Senin, 14 November 2022.

Dia menekankan, terkhusus kepada UPT Timur, tidak ada pilihan lain selain harus siap. "Bukan UPT saja sih sebetulnya, semua harus siap. Kapan  pun ditanya atau dicek kesiapan dalam kinerja bidangnya masing-masing, terlebih UPT berfungsi  mempercepat pembangunan di tingkat bawah ya harus siap. Kalau mengandalkan PUPR secara umum kan lama," katanya.

Dia menilai dari sidak wali kota ke UPT, akhirnya terlihat beberapa poin kekurangsiapan dari UPT, baik dalam menjawab pertanyaan maupun dilihat langsung terkait perblanjaan.

BACA JUGA: Arief Berang Pegawai UPT Dinas PUPR Tangerang Tak Disiplin

Menurut Junadi, pihaknya menjadwalkan rapat dengar pendapat dengan pegawai UPT tersebut pada pagi tadi. Namun, agenda tersebut harus dibatalkan, lantaran mitra kerjanya itu sibuk memberikan penanganan banjir.

"Harusnya mereka hari ini ke sini, namun belum karena terjadi banjir. Biar mereka bekerja untuk masyarakat dulu, untuk menangani banjir," ujar wakil rakyat dari Fraksi Partai Gerindra ini.

Junadi meminta agar para ASN di lingkup Pemkot Tangerang tidak menunjukkan kinerja ketika hanya  terlihat oleh pimpinan saja, tetapi harus bekerja dengan fungsinya masing-masing. 

"Harus menguasai bidangnya, harus menguasai tugasnya dan siap ditanya kapan saja," ungkapnya.

Untuk itu, dirinya yang memiliki kewenangan untuk menilai dan memberi masukan  kepada ASN berharap ASN bisa bekerja ikhlas.  

"Kapan pun, kalau saran kami setiap ASN dari OPD mana pun dicek wali kota maupun lainnya  supaya siap, untuk itu kepada para ASN tunjukkan kinerja mu dengan semaksimal mungkin," ucapnya.

Termasuk soal kerapihan. ASN katanya tempatnya harus bersih, rapi. "Orangnya  juga harus rapi dari ujung rambut hingga ujung kaki, sepatu dan baju," sarannya. Namun begitu di  musim banjir ini, dia hanya bisa mengucapkan selamat bekerja. "PUPR luar biasa, terlebih UPT, sebab mereka membantu kepentingan masyarakat," pungkasnya.

NASIONAL
PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

PLN UID Banten Kawal Listrik Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Presiden

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal saat peluncuran 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden RI secara hybrid melalui video conference, Sabtu, 16 Mei 2026.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill