Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berencana merotasi sejumlah kepala sekolah, baik tingkat SD maupun SMP. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas banyaknya aduan yang diterima Inspektorat Kota Tangsel mengenai pungutan yang terjadi di lingkup sekolah sepanjang 2021 lalu.
"Karena (laporan) ini, untuk kepala sekolah kita mau mengadakan rotasi rencananya," kata Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, Rabu, 12 Januari 2022.
Ia memperkirakan, rotasi itu akan dilakukan dalam waktu dekat ini agar dapat segera mencegah terjadinya hal-hal serupa. "Insya Allah bulan ini. Di situ (rotasi), kita perkuat lagi dan perketat lagi untuk kepala sekolah,” ujarnya.
Pilar menekankan pentingnya mengawasi guru atau perangkatnya supaya tidak melakukan pungli. “Karena sekarang semuanya sudah BOS (Bantuan Operasional Sekolah), jadi mau apa lagi, gitu kan?," tegasnya.
Sementara itu di sisi lain, ia juga meminta jajarannya untuk mendalami setiap laporan masyarakat yang diterima khususnya mengenai dugaan pungutan liar tersebut.
"Pungli itu harus kita dalami, kasusnya seperti apa sih. Kita harus tahu juga. Pungli ini kan laporan yang masuk dari masyarakat. Nah dari situ kita lakukan namanya pendalaman. Apakah pungli itu memang menyalahi aturan, ataukah memang ada kesalahpahaman," terangnya.
Jika memang benar terjadi dan menyalahi aturan, kata Pilar, maka tindakan tegas pun akan diberikan. "Sanksi nanti ada di bagian kepegawaian. Yang terberat ya sampai pemecatan. Dari yang ringan mungkin ada skors, atau apa nanti yang terberat ya pemecatan. Kalau memang kasusnya itu berat," tutur dia.
Sebelumnya diberitakan, dugaan kasus pungutan liar yang terjadi di lingkungan sekolah mendominasi laporan yang diterima oleh Inspektorat Kota Tangerang Selatan sepanjang 2021 lalu. Laporan itu bersumber dari masyarakat. Dalam kurun setahun, Inspektorat menerima hingga sebanyak delapan pengaduan.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews