Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan
Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
TANGERANGNEWS.com-Kecamatan Benda bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menggelar Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Pajang pada 14-15 November dan Kelurahan Belendung pada 16-17 November.
Kegiatan ini untuk menekan inflasi dan mewujudkan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, yaitu pangan murah yang berkualitas.
Langkah ini pun mendapat antusias yang tinggi. Gerakan Pangan Murah berhasil memikat masyarakat dan menjadi buruan ibu-ibu. Pasalnya, harga komoditi yang dijajaki lebih murah dibanding pasaran, dengan perbandingan hingga Rp5 ribu.
Rusyati, warga Kelurahan Pajang mengaku dirinya memanfaatkan momen ini untuk belanja cabai, bawang, jengkol, dan labu, lantaran harganya lebih murah seperti di pasar induk.
"Harga cabai di luar itu Rp25 ribu, di sini saya bisa dapat Rp22 ribu per kilo. Bawang di luar Rp20 ribu, di sini bisa Rp18 ribu," paparnya.
Dengan Gerakan Pangan Murah selain bisa mendapat kebutuhan dapur dengan harga lebih murah, juga mengurangi ongkos belanja ke pasar. "Jadi kalau bisa dirutinin kegiatan seperti ini. Minimal satu bulan sekali, itu sudah cukup membantu," katanya.
Hal senada juga diungkapkan Wati, warga Kelurahan Pajang yang berbelanja paket beras 5 kg dan gula 1 kg dengan harga Rp55 ribu saja.
"Kalau di luar, biasanya dibanderol Rp62 ribu, lumayan banget di sini lebih murah Rp8 ribuan. Bisa buat jajan anak besoknya lagi," seru Wati.
Sementara itu, Camat Benda Boyke Urif Hermawan usai meninjau Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Pajang menyatakan antusias lebih tinggi di hari pertama. Ratusan paket beras, gula dan minyak ludes terjual.
"Kami juga sudah mendengar aspirasi ibu-ibu yang bilang senang dengan kegiatan seperti ini. Mereka berharap digelar lagi, dengan itu, kami akan melakukan pendekatan dan menyurati OPD terkait, untuk bisa mengakomodir keinginan masyarakat Benda," kata Boyke.
Ia pun berharap, kegiatan ini bisa sedikit membantu masyarakat di tengah naiknya inflasi.
"Ibu-ibu beda Rp2 ribu, Rp3 ribu pasti dikejar, dan ini pasti dibutuhkan dan membantu mereka. Kita usahakan kembali digelar, dengan harga terjangkau namun produk berkualitas," jelasnya.
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
TODAY TAGRamadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat setidaknya sebanyak 25.000 warga masih belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.
Arus balik Lebaran 2026 di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang mulai ramai menyusul ratusan bus yang berdatangan dari Jawa dan Sumatera.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews