Connect With Us

Punya Masalah Kesehatan Mental? Segera Konsultasi di Posyandu Remaja Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 30 November 2022 | 17:04

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memberi paparan saat acara Jambore Kader Remaja di RSSA Arrahmah, Karawaci, Kota Tangerang, Rabu 30 November 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah membentuk sebanyak 31 Posyandu Remaja di seluruh wilayah.

Pembentukan Posyandu Remaja ini selain sebagai upaya pencegahan dan pengobatan kesehatan mental di kalangan remaja, juga agar kesehatan mereka dapat terus terpantau demi terciptanya generasi muda yang unggul.

"Kalau perlu kita buat sampai 1.017 posyandu remaja, biar semua remaja sehat lahir batin," tutur Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, saat acara Jambore Kader Remaja di RSSA Arrahmah, Karawaci, Kota Tangerang, Rabu 30 November 2022.

Arief juga mengimbau kepada para siswa sekolah yang hadir dalam acara tersebut untuk tidak sungkan berkonsultasi kepada Puskesmas apabila memiliki masalah, baik masalah pribadi ataupun masalah yang terjadi dalam keluarga.

Selain itu dapat pula menghubungi Tangerang Siaga 112 jika mengalami kondisi kegawat daruratan.

"Tinggal telpon kalau ada informasi gawat darurat, gratis, silahkan dimanfaatkan. Bahkan jika ada yang mem-bully temannya, silahkan lapor," tegasnya.

Arief juga menyampaikan dengan pesatnya perkembangan era sosial media, diharapkan tidak membuat para remaja menjadi lupa untuk tetap berinteraksi secara langsung dengan orang lain.

"Kemajuan teknologi memungkinkan masyarakat menjadi mager, jadi penting untuk bagaimana bisa berprilaku sehat," ujarnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Dinkes sasaran remaja di Kota Tangerang sebanyak 348.772 orang. Untuk jumlah Posyandu Remaja di Kota Tangerang Tahun 2022 sebanyak 31 Posyandu dengan 155 kader posyandu remaja.

Adapun kegiatan Jambore Kader Remaja diikuti sebanyak 200 peserta yang merupakan kader remaja sekolah, kader posyandu remaja, pengelola program PKPR dan guru pendamping.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

OPINI
Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:42

Setiap kali perempuan bersuara mengkritik pemerintah, negara selalu mengatakan hal yang sama: kritik itu sah, demokrasi dijamin. Tapi kenyataan di lapangan sering berkata sebaliknya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill