Connect With Us

Curanmor Kerap Beraksi di Ciledug Tangerang Tertangkap Gegara Tidak Ganti Baju

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 10 Desember 2022 | 21:03

Pelaku curanmor berinisial D, 27, yang ditangkap Aparat Polsek Ciledug gara-gara beraksi pakai baju sama, Sabtu 10 Desember 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di kawasan Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, ditangkap polisi.

Identitasnya terungkap gara-gara pelaku tidak pernah ganti baju alias kerap mengenakan pakaian yang sama setiap mencuri. 

Tak ayal, pelaku berinisial D, 27, warga Rumpin, Kabupaten Bogor itu diringkus personel Reskrim Polsek Ciledug, Sabtu 10 Desember 2022.

Pelaku ditangkap usai mencuri sepeda motor milik Aldebana Ramadita, di sebuah Kafe di Jalan H Mencong, Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, pada Jumat 2 Desember 2022, lalu.

Aksi pelaku yang terekam Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi menjadi petunjuk petugas dalam memburunya.

"Pelaku ini beraksi selalu berdua berboncengan, berdasarkan laporan korban dan hasil CCTV di lokasi petugas melihat pelaku menggunakan jaket atau sweater warna hijau, sepatu hitam putih dan topi," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Dari hasil penyelidikan petugas, diketahui pelaku akan beraksi kembali ke lokasi yang sama, juga dengan menggunakan pakaian yang sama. "Pelaku akhirnya berhasil dibekuk tanpa perlawanan," kata Kapolres.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti kunci leter T, sweater, sepatu dan topi yang sama. Namun, motor hasil curian korban Aldebana Ramadita telah dijual kepada seorang penadah berinisial T di Bogor.

"Motor korban dijual seharga Rp4 juta. Dibagi dua dengan temannya M saat ini dalam pengejaran (DPO). Pelaku D sebagai pemetik mengaku uangnya sudah habis untuk makan sehari-hari," terang Kapolres.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini pelaku mendekam di Sel Mapolsek Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota, guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Kasus ini masih terus kita kembangkan," ujar Kapolres.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Biaya Tes Psikologi Perpanjangan SIM Online Naik Jadi Rp 77.500, Ini Rinciannya

Biaya Tes Psikologi Perpanjangan SIM Online Naik Jadi Rp 77.500, Ini Rinciannya

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:52

Biaya tes psikologi untuk perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara online mengalami kenaikan. Jika sebelumnya tarif tes psikologi online berada di angka Rp 57.500, kini biayanya bertambah Rp 20 ribu menjadi Rp 77.500.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill