Tahanan Kasus Narkoba Polresta Tangerang Meninggal di RS Polri Akibat Sakit
Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:07
Seorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
TANGERANGNEWS.com-Program ‘Belanja Dibayarin’ yang digelar Pasar Modern Banjar Wijaya di Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Desember 2022 lalu, berhasil membantu pemerintah dalam mengurangi beban masyarakat, agar tidak terdampak inflasi.
Demikian hal tersebut disampaikan Kepala Pasar Modern Banjar Wijaya, Ilham Wahyudi kepada media, Jumat 6 Januari 2023.
Program yang digagas untuk menarik para pelanggan tersebut, rupanya tidak hanya mampu mendatangkan pelanggan baru untuk Pasar Modern Banjar Wijaya, tetapi juga pelanggan merasa diskon yang diberikan dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru itu mampu membantu perekonomian mereka.
“Kami bersyukur program Belanja Dibayarin ini disambut oleh pelanggan dan terutama pemerintah tentunya, kami dapat membantu tekan masyarakat yang terdampak inflasi,” jelas Ilham.
Kemeriahan event ‘Belanja Dibayarin’ itu berujung pada pemberian door prize kepada para pelanggan.
“Sekitar 700 vouhcer potongan belanja Rp20 ribu dan 300 untuk kupon Rp35 ribu sudah kita sebar dari jauh-jauh hari. Hasilnya, dapat menyerap kebutuhan rumah tangga pelanggan. Kami akan terus melakukan program yang baik ini di kemudian hari, agar dapat membantu pelanggan dan terutama pedagang kami,” terang Ilham.
Seorang tahanan Polresta Tangerang dengan inisial HW meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
TODAY TAGAirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.
Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews