Connect With Us

Sekuriti Edarkan Uang Palsu di Cipondoh Tangerang, Beli Lewat Medsos

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 22 Mei 2023 | 15:33

Barang bukti uang palsu yang diedarkan di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin 22 Mei 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang sekuriti BRG, 26, ditangkap warga setelah ketahuan mengedarkan uang palsu di Pasar Malam Cipondoh, Jalan Maulana Hasanudin, Komplek Cipondoh Makmur, Kelurahan Cipondoh Makmur, Kota Tangerang, pada Sabtu 20 Mei 2023.

Warga asal Cikerut, RT7/4, Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon ini, dalam aksinya menyasar pedagang kecil dengan modus membayar pakai uang pecahan besar. 

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan pelaku mempraktikkan modus dengan bermain lempar gelang di kawasan pasar malam.

Kemudian pelaku membayar dengan uang palsu Rp100 ribu yang ternyata disadari oleh korban bernama Arianto, 27.

"Pedagang yang menyadari uang yang dibayarkan pelaku adalah palsu, bersama warga langsung menangkap pelaku ," katanya, Senin 22 Mei 2023.

Kapolsek Kompol Aryono yang saat itu bersama jajaran tengah melaksanakan patroli rutin kewilayahan langsung mendatangi lokasi dan segera mengamankan pelaku, sekitar pukul 21.00 WIB. 

Setelah dilakukan penggeledahan ternyata didapati uang palsu lain senilai Rp1,4 juta disaku pelaku.

"Petugas pun kemudian menginterogasi pelaku dan dari keterangannya masih menyimpan uang palsu lainnya di rumah kontrakannya," ungkapnya.

Alhasil, dari dalam kamar kontrakan pelaku di kawasan Batuceper, polisi menemukan uang palsu lain senilai Rp8,9 juta yang disimpan didalam lemari pakaian dan boks uang.

"Jadi, total uang palsu yang diamankan dari pelaku sejumlah Rp10,3 juta, dalam pecahan Rp100 ribu," terang Kapolres.

Kepada Polisi, pelaku mengaku mendapatkan uang palsu tersebut melalui media sosial (medsos) dengan cara membeli online.

Setiap pemesanan dilakukan melalui nomor WhatsApp dan tidak pernah bertemu langsung dengan pengedar. Kemudian uang diantar melalui paket.

"Tersangka BRG pun menyebutkan baru dua kali transaksi, dari setiap pembelian Rp10 juta uang palsu Ia membayar Rp3,5 juta melalui transfer," jelas Kapolres.

Kapolres pun mengingatkan kepada masyarakat, terutama para pedagang kecil untuk selalu waspada terhadap peredaran uang palsu.

"Masyarakat harus bisa membedakan antara uang palsu dan asli agar tidak menjadi korban," tuturnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 245 KUHP dan  Pasal 36 UU No 7/2011 temtang mata uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill