Connect With Us

Pemkot Larang Toko Jual Mainan Tak Berlabel SNI di Kota Tangerang, Ini Ciri-cirinya

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 8 Agustus 2023 | 22:48

Petugas Disperindagkop UKM Kota Tangerang melaksanakan pengawasan di salah satu toko mainan di Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Selasa, 8 Agustus 2023 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melarang mainan tanpa label Standar Nasional Indonesia (SNI) dijual di wilayah Kota Tangerang. 

Hal itu berdasarkan peraturan Menteri Perindustrian No 24/M-IND/PER/4/2014 tentang Pemberlakuan SNI-Wajib dipatuhi para pedagang atau pengusaha mainan anak-anak dan UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan, mainan tanpa label SNI dikhawatirkan dapat membahayakan keamanan dan kesehatan pengguna, khususnya anak-anak.

Terlebih, mainan tanpa label SNI terindikasi mengandung zat kimia dan dapat menimbulkan berbagai penyakit berbahaya kepada anak-anak. 

“Mainan anak tanpa label itu bisa menganggu keamanan dan kesehatan penggunanya,” ujarnya pada Selasa, 8 Agustus 2023.

Suli membeberkan, mainan tanpa label SNI biasanya memiliki ciri-ciri warna yang lebih mencolok guna menarik minat anak-anak.

Baca Juga: Waspada, Mainan Anak di Tangerang Terkoneksi Situs Judi Online 

Selain itu, harganya pun terbilang lebih murah, yakni kisaran Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per mainan.

Oleh karena itu, pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap sejumlah toko mainan di tiga kecamatan, diantaranya Tangerang, Karawaci, dan Neglasari.

“Maka, semua petugas yang dikerahkan juga menyebarkan surat edaran terkait kewajiban mencantumkan label dan SNI pada seluruh produk yang diperjual belikan,” ungkap Suli.

Baca Juga: Lagi Viral, Ini 5 Fakta Latto-latto yang Ternyata Dilarang di Amerika Serikat 

Hasilnya, dari sejumlah toko di tiga kecamatan tersebut telah mematuhi aturan yang berlaku dengan menjual mainan berlabel SNI dan bahasa Indonesia.

Dia mengimbau agar masyarakat lebih cerdas dalam memilih mainan untuk diberikan kepada si buah hati.

“Sebelum membeli mainan anaknya untuk memperhatikan label SNI di mainan tersebut. Jika tidak ada label itu diharapkan untuk tidak membeli dan melaporkan ke Disperindagkop UKM Kota Tangerang,” pungkasnya.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill