Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan
Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:38
Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.
TANGERANGNEWS.com- Tradisi Ngarak Perahu Muludan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kembali digelar, Kamis, 28 September 2023.
Kegiatan mengarak perahu yang berisikan hasil bumi Kota Tangerang ini telah berlangsung sejak 1939 silam dan telah menjadi tradisi bagi warga Kota Tangerang.
Ketua Panitia Muludan Masjid Al-Ittihad Imam Bukhori mengatakan, pihaknya menyiapkan tiga perahu berisikan hasil bumi, dua di antaranya diarak dengan titik start dan finis di Masjid Al-Ittihad, sementara satu perahu paling besar dibiarkan tetap berada di halaman masjid.
"Dari perahu yang paling besar, itu ada hasil bumi di Kota Tangerang seperti sayur-sayuran, buah-buahan, tadi juga dilihat ada ikan karena Kota Tangerang ada Sungai Cisadane sebagai salah satu sumber mendapatkan ikan," ujarnya.
Bukhori menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap kegiatan Ngarak Perahu Muludan tersebut.
Selain mengarak perahu, acara juga dimeriahkan dengan gunungan-gunungan makanan dan juga buah-buahan yang dibawa oleh peserta
"Alhamdulillah, ribuan masyarakat Kota Tangerang dapat hadir hari ini dan saya tidak menyangka bahwa akan sebanyak ini," ungkapnya.
Lebih lanjut, Bukhori memastikan kegiatan ini akan rutin digelar setiap tahunnya guna menjaga tradisi terus berjalan sekaligus menjadi daya tarik wisata di Kota Tangerang.
"Mudah-mudahan dapat menjadi salah satu objek wisata religi di Kota Tangerang," pungkasnya.
Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.
TODAY TAGParamount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews