KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- SDIT Cordova 4 Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, menyalurkan bantuan donasi sebesar Rp40 juta untuk warga Palestina, Kamis, 26 Oktober 2023.
Penggalangan donasi ini terkumpul hanya dalam kurun waktu tiga hari, yang berasal dari orang tua siswa, guru, dan seluruh peserta didik.
Penjamin Mutu SDIT Cordova 4 Dewi Purwaningsih mengatakan, penggalangan donasi ini bermula dari rasa kepedulian terhadap para warga Palestina yang menjadi korban kekejaman zionis Israel, terutama kalangan anak-anak, wanita, dan orang tua.
"Maka kami SDIT Cordova 4 tergerak untuk melakukan tercatat hingga hari ini donasi yang terkumpul mencapai Rp40 juta," ungkapnya.
Dewi menuturkan, kegiatan sosial ini bekerja sama dengan Adara Relief International yang akan mendistribusikan kepada korban terdampak perang di Palestina.
Dia berharap donasi tersebut dapat bermanfaat bagi para korban terdampak perang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan darurat, seperti obat-obatan, makanan, minuman, dan lainnya.
"Diharapkan peperangan yang terjadi saat ini segera berakhir, agar semua anak-anak di Palestina dapat bersekolah dan bermain dengan aman. Serta semua Masyarakat di Palestina dapat menjalani kehidupannya dengan normal," tutupnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.
Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews