Connect With Us

Baznas Kota Tangerang Ajak UPZ Masjid Kumpulkan Donasi untuk Korban Gempa Cianjur

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 28 November 2022 | 20:34

Baznas Kota Tangerang menyalurkan bantuan bagi korban terdampak gempa Cianjur. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang membuka donasi bagi korban musibah gempa bumi di Cianjur yang dapat dikirimkan ke rekening bank maupun melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid dan Musala.

"Mari kita bantu saudara kita yang tengah tertimpa musibah semoga bantuan kita dapat meringankan beban mereka saat ini," ujar Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kota Tangerang Sobrun Jamili, Senin, 28 November 2022.

Bagi masyarakat yang ingin mengulurkan bantuan bisa mengirimkan ke kantor Baznas Kota Tangerang atau ke nomor rekening BSI 588 855 8870 dan Bank BJB 01158  1110 1001.

"Hingga saat ini sudah ada sejumlah UPZ masjid yang menyalurkan bantuan melalui Baznas Kota Tangerang di antaranya UPZ Masjid Baitul Izzah Rp18 Juta, UPZ Masjid Al Hidayah Rp10 juta, UPZ Masjid Darul Ihsan Rp6 juta dan UPZ Masjid Al Muhlisin Rp5 juta, dan beberapa UPZ Masjid yang sudah konfirmasi untuk ikut berdonasi," jelasnya.

Ketua UPZ Daarul Ihsan Poris Plawad Makum Mustofa mengatakan, dana yang diperuntukkan bagi korban gempa Cianjur berhasil dihimpun dalam waktu singkat. Warga sekitar masjid antusias dan peduli terhadap saudara yang tengah tertimpa musibah.

BACA JUGA: Usai Santuni Anak Yatim, Polsek Kelapa Dua Tangerang Doa Bersama Bagi Korban Gempa Cianjur

"Kami berhasil menghimpun uang sebanyak Rp6 juta dalam waktu singkat usai salat Ashar waktu itu kami umumkan dan Alhamdulillah langsung terhimpun," kata Makum.

Makum menuturkan alasannya mengirimkan bantuan melalui Baznas karena dinilai sebagai lembaga yang memang dipercaya publik dan amanah dalam kegiatan sosial.

"Harapan kami sedikit bantuan dari kami dapat meringankan bantuan bagi saudara kami yang tengah tertimpa musibah di Cianjur," pungkasnya.

Berdasarkan data sementara untuk pengumpulan dana bantuan bagi korban gempa di Cianjur oleh Baznas Kota Tangerang yakni Rp219 juta.

Selain itu, Baznas Kota Tangerang juga mengirimkan enam orang relawan untuk bergabung dengan tim tangggap bencana (BTB) pusat dan Jawa Barat.

Keberangkatan relawan dilaksanakan sejak  Rabu, 23 November 2022. Selain ditugaskan untuk membantu evakuasi dan distribusi logistik, juga untuk melakukan inventarisir kebutuhan penyintas gempa bumi Cianjur.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill