Connect With Us

Hendak Bekerja ke Tangerang, Pria Ini Jadi Korban Gempa Cianjur

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 26 November 2022 | 15:34

Siti Soliha, 50, istri korban gempa Cianjur. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com–Peristiwa nahas menimpa Asep Rudi Hendra, 48, seorang warga Desa Dawuan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang turut menjadi korban Gempa Cianjur saat hendak bekerja ke wilayah Tangerang pada Senin 21 November 2022.

Diketahui sebelum gempa terjadi, korban tengah beristirahat di Rest Area Tapak Kuda wilayah Cugenang Cianjur. 

Siti Soliha, 50, istri korban, mengungkapkan, suaminya itu pamit untuk bekerja di wilayah Tangerang pada Senin pagi.

"Iya, jadi suami saya berangkat dari rumah jam 8 pada hari Senin itu," katanya seperti dikutip dari tribunnews.com, Sabtu 26 November 2022.

Menurut penuturannya, sebelum tiba di Tangerang korban kerap melintas di wilayah Cianjur terlebih dahulu.

Asep yang bekerja sebagai kontraktor tersebut, biasanya selalu pulang setiap sebulan sekali saat libur akhir pekan.

Hari Minggu sebelum peristiwa gempa Cianjur terjadi merupakan kali terakhir ia bertemu dengan keluarganya.

"Pulang itu sebulan sekali, nah kemarin kebetulan hari Minggunya ada acara tunangan anak, tapi karena sudah ditelponin terus sama mandornya, jadi berangkat lagi hari Senin pagi," ucap Siti.

Siti menambahkan, setelah keberangkatan suaminya saat itu, ia tak kunjung mendapat kabar dari korban. Padahal, biasanya korban selalu memberikan kabar ketika tengah berada di suatu tempat.

"Lihat di pemberitahuan terakhir buka aplikasi WhatsApp, itu jam 13.02 WIB pada hari Senin tuh. Kemungkinan itu tuh mau ngabarin, tapi keburu ada peristiwa gempa itu." ujar Siti.

Kekhawatiran Siti makin bertambah ketika mengetahui terjadinya peristiwa gempa di Puncak Cianjur.

"Benar saja, hari ini saya dapat kabar dari desa kalau suami saya jadi korban gempa, ada di rumah sakit Sayang di Cianjur," katanya.


Kini, jenazah Asep sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat dengan diiringi ratusan warga.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

TANGSEL
Tangsel  Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Tangsel  Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:09

Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill