Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang
Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang kembali menggelar Gerakan Pangan Murah untuk mengatasi kenaikan harga kebutuhan pangan pokok yang saat ini terjadi.
Program ini digelar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang, selama 6-29 November 2023.
Kepala DKP Kota Tangerang Muhdorun menuturkan, Gerakan Pangan Murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pangan pokok dengan harga miring seperti beras, minyak goreng, telur, daging, tepung, cabai, bawang dan sebagainya.
“Jadi ini merupakan langkah Pemkot Tangerang untuk menstabilisasi pasokan dan harga pangan,” ujarnya saat menghadiri Gerakan Pangan Murah di Halaman Kantor Kecamatan Larangan, Senin 6 November 2023).
DKP Kota Tangerang juga bekerjasama dengan Bulog, Paskomnas, Yomas, Prima Freshmart, dan perusahaan-perusahaan lainnya untuk mensukseskan Gerakan Pangan Murah ini, dengan menyediakan stok kebutuhan pangan pokok dengan kualitas yang terjamin.
Bahan kebutuhan seperti beras medium berukuran 5 Kg dapat dibeli dengan harga Rp52 ribu saja dibandingkan harga pasaran yang mencapai Rp55-65 ribu.
Lalu, telur 1 Kg seharga Rp25 ribu, lebih murah dibandingkan harga pasaran yang mencapai Rp27 rupiah. Sampai cabai 1 Kg yang harga pasarannya mencapai Rp80 ribu, dapat dibeli seharga Rp72 ribu.
Selain itu, Gerakan Pangan Murah ini juga dinilai berhasil meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokoknya.
Terlihat, puluhan masyarakat berbondong-bondong menghabiskan stok yang dijual selama Gerakan Pangan Murah dilakukan.
“Ini sangat membantu kami semua, karena harganya cukup murah dan terjangkau. Semoga gelaran seperti ini dapat terus dilakukan secara lebih rutin lagi,” tambah Eri, salah satu pembeli.
TODAY TAGIntensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan
Seiring meningkatnya kebutuhan operasional, PT Lautan Baja Indonesia di kawasan industri Cikande, Kabupaten Serang, melakukan penyesuaian kapasitas energi untuk mendukung proses produksinya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews