Sachrudin Ajak Warga Persiapkan Mudik Lebaran Sejak Dini
Senin, 16 Februari 2026 | 19:28
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik sejak jauh hari.
TANGERANGNEWS.com- Seiring dengan perkembangan tenologi, kini sektor ekonomi pun mengalami perubahan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meluncurkan program Warung Digital atau dikenal dengan Warung Qta.
Hadirnya Warung Qta sebanyak 940 outlet yang tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang ini disebut sebagai jawaban atas transormasi warung-warung tradisional menjadi ekonomi online imbas terjadinya pandemi Covid-19.
"Di era disruption ini, pertumbuhan ekonomi yang ada di Kota Tangerang, mustahil kalau ngak berkembang," ujar Arief, saat meresmikan Warung Qta, yang berlangsung di Kompleks LP Anak, pada Sabtu, 11 November 2023.
Menurut Arief, pesatnya perkembangan dan perubahan ekonomi dapat teratasi jika terjadi kolaborasi antara pemerintah, pendidikan dan swasta.
Arief menuturkan, Warung Qta merupakan solusi mengatasi pertumbuhan ekonomi digital dengan berbagai fasilitas dan perangkat teknologi yang difasilitasi oleh Pemkot Tangerang sehingga memungkinkan masyarakat memenuhi kebutuhan melalui pembelian online.
"Kolaborasi antara warung tradisional dan platform digital, seperti Warung QTA, menciptakan sinergi yang saling melengkapi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Bahkan, Arief meyakini Warung Rakyat Digital atau Warung Qta akan menjadi tonggak penting dalam menghadapi arus perubahan.
"Langkah-langkah inovatif dan adaptasi terhadap teknologi, terus diupayakan. Mari bersama-sama mewujudkan ekonomi yang tangguh dan inklusif," pungkasnya.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik sejak jauh hari.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) akhirnya memperbaiki kerusakan di Jalan Raya Pasar Kemis.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews