Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com- Seiring dengan perkembangan tenologi, kini sektor ekonomi pun mengalami perubahan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meluncurkan program Warung Digital atau dikenal dengan Warung Qta.
Hadirnya Warung Qta sebanyak 940 outlet yang tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang ini disebut sebagai jawaban atas transormasi warung-warung tradisional menjadi ekonomi online imbas terjadinya pandemi Covid-19.
"Di era disruption ini, pertumbuhan ekonomi yang ada di Kota Tangerang, mustahil kalau ngak berkembang," ujar Arief, saat meresmikan Warung Qta, yang berlangsung di Kompleks LP Anak, pada Sabtu, 11 November 2023.
Menurut Arief, pesatnya perkembangan dan perubahan ekonomi dapat teratasi jika terjadi kolaborasi antara pemerintah, pendidikan dan swasta.
Arief menuturkan, Warung Qta merupakan solusi mengatasi pertumbuhan ekonomi digital dengan berbagai fasilitas dan perangkat teknologi yang difasilitasi oleh Pemkot Tangerang sehingga memungkinkan masyarakat memenuhi kebutuhan melalui pembelian online.
"Kolaborasi antara warung tradisional dan platform digital, seperti Warung QTA, menciptakan sinergi yang saling melengkapi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Bahkan, Arief meyakini Warung Rakyat Digital atau Warung Qta akan menjadi tonggak penting dalam menghadapi arus perubahan.
"Langkah-langkah inovatif dan adaptasi terhadap teknologi, terus diupayakan. Mari bersama-sama mewujudkan ekonomi yang tangguh dan inklusif," pungkasnya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGPotensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Aji Cahyono Putra alias Goji resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran ibadah dengan membawa senjata tajam (sajam) pada jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews