Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang dan sekitarnya menyebabkan Jalan Raden Patahm Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, terendam banjir, Sabtu 6 Januari 2024, malam
Pantauan di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB, banjir setinggi sekitar 50 senimeter, merendam akses jalan yang menghubungan Ciledug dengan Bintaro, Kota Tangsel, tersebut.
Terlihat sejumlah kendaraan roda dua hingga empat yang nekat menerobos banjir demi bisa melintasi jalan. Akibatnya puluhan kendaraan mengalami mogok karena kemasukan air.
Seorang pengendara, Rahmat, mengeluhkan banjir yang merendam Jalan Raden Patah. Sebenarnya banjir sudah terjadi, sering tapi biasanya tidak separah ini.
"Banjirnya tinggi banget, bikin kendaraan tidak bisa lewat. Semoga cepet surut," katanya.
Sedangkan warga sekitar, Reno, membenarkan kalau jalan tersebut menjadi langganan banjir tiap diguyur hujan. Namun kali ini ketinggian air lebih tinggi.
Diduga banjir terjadi akibat ada tanggul jebol dekat lokasi, sehingga air mengalir ke jalan.
"Tapi kali ini sampai bikin kendaraan mogok. Katanya gara-gara tanggul jebol, tapi idak tahu sebelah mana dan bisa mengakibatkan banjir separah ini," jelasnya.
Reno berharap banjir ini dapat segera diselesaikan oleh Pemerintah Kota Tangerang, karena sangat menganggu pengendara, khususnya warga yang kerap melintasi Jalan Raden Patah.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGCellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, menegaskan posisinya sebagai penggerak utama ekosistem industri arsitektur dan desain.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews