Connect With Us

Jangan Panik, Begini Cara Pertolongan Pertama Jika Tergigit Hewan Rabies

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 23 Februari 2024 | 10:21

Hewan yang dapat terjangkit rabies (http://panduanhidupsehat.com / http://panduanhidupsehat.com)

TANGERANGNEWS.com- Rabies merupakan penyakit menular akut disebabkan oleh virus rabise yang ditularkan melalui gigitan atau cakaran hewan seperti anjing, kuncing dan monyet. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggraeni mengatakan, terdapat sejumlah cara pertolongan pertama jika tergigit maupun hewan yang disinyalir terkena rabies.

Langkah pertama ialah mencuci bekas luka gigitan atau cakaran hingga bersih menggunakan air hangat dan sabun, kemudian tekan area bekas luka untuk membantu membersihkan kuman. 

Setelahnya, gunakan antiseptik pada luka menggunakan kain atau perban. Namun, jika luka yang sudah dibersihkan masih terasa sangat nyeri, segera minum obat pereda nyeri seperti paracetamol. 

Selanjutnya, segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Setelah melakukan pertolongan pertama, untuk menghindari infeksi rabies pastikan mendapatkan suntikan vaksin antirabies oleh petugas kesehatan," ucapnya, Jumat, 23 Februari 2024.

Selain itu, masyarakat diimbau agar segera melapor ke dokter hewan atau Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang jika hewan tersebut terindikasi rabies.

Dini menyatakan, Kota Tangerang telah memiliki Rabies Center sejak 2022 lalu, dengan jumlah hingga saat ini mencapai 21 lokasi. Berikut di antaranya.

1. RSUD Kota Tangerang

2. Puskesmas Manis Jaya

3. Puskesmas Periuk Jaya

4. Puskesmas Cipondoh

5. Puskesmas Ciledug

6. Puskesmas Petir

7. Puskesmas Cibodasari

8. Puskesmas Sukasari

9. Puskesmas Cikokol

10. Puskesmas Batuceper

11. Puskesmas Jatiuwung

12. Puskesmas Panunggangan

13. Puskesmas Kunciran

14. Puskesmas Kedaung Wetan

15. Puskesmas Tanah Tinggi

16. Puskesmas Karawaci Baru

17. Puskesmas Larangan Utara

18. Puskesmas Panunggangan Barat

19. Puskesmas Pabuaran Tumpeng

20. Puskesmas Poris Gaga Lama

21. Puskesmas Paninggilan

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

TEKNO
Cegah Self-Diagnosis Pakai AI, Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Cegah Self-Diagnosis Pakai AI, Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Sabtu, 7 November 2026 | 18:07

Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill