KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Saksi pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor 01 dan 03 menolak menandatangani hasil rekapitulasi suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 di tingkat Kota Tangerang.
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara ini digelar KPU Kota Tangerang di Day Hotel, Rabu 06 Maret 2024 pagi.
Dalam pleno tersebut diketahui hasil perhitungan suara Paslon 01 Anies-Muhaimin mendapat 393.544 suara. Sedangkan untuk paslon 01 Prabowo-Gibran mendapatkan 544.134 suara dan paslon 03 mendapatkan 151.748 suara.
Supardi, saksi dari paslon 03 merasakan keberatan karena adanya indikasi kecurangan, sehingga tidak ikut serta mendatangi rekapitulasi surat suara Pilpres dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
"Merasa ada indikasi pelanggaran secara massif, karena itu kami tidak tanda tangani hasilnya, sebagai pernyataan sikap sebagai partai politik," ujarnya.
Demikian juga dengan saksi paslon 01 dari PKS, Hary purnawan. Ia merasakan keberatan atas hasil rekapitulasi suara. Maka dari itu ikut mendukung penolakan dan tidak mendatangani hasil rekapitulasi.
Ia juga menduga pemilu tahun ini tidak ada kenetralan dari pihak aparatur sipil negara (ASN).
"Diduga Pemilu tidak netral, maka dari itu menimbulkan kemenangan satu paslon," tegas Hary.
Selanjutnya, pihaknya menunggu instruksi dari pusat untuk melakukan hal angket mengenai hasil rekapitulasi surat suara tersebut.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews