Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com- Calon presiden (capres) nomor urut 01 Anies Baswedan mengajak pendukungnya untuk mendokumentasikan kecurangan dalam pemilihan umum (pemilu) maupun pemilihan presiden (pilpres) 2024.
Hal itu disampaikan Anies dalam sebuah video yang ia unggah di akun X pribadinya pada Jumat, 16 Februari 2024.
Diketahui video tersebut dibuat pada sehari sebelumnya, tepatnya pada Kamis, 15 Februari 2024.
"Dokumentasikan semua kekurangan yang ada, keanehan, ketidaknormalan. Catat, foto dan kirimkan ke tim hukum nasional," seru Anies.
Anies menjelaskan bahwa dokumentasi dan catatan kecurangan tersebut dapat dikirimkan melalui laman resminya, https://aminajadulu.com/lapor.
Kendati begitu, Anies mengimbau agar para pendukung dan relawan tetap menghormati proses pemilu yang telah berjalan.
"Tentu menghormati proses pemilu artinya memastikan setiap suara rakyat tersampaikan dan terhitung dengan akurat," ucapnya.
Di akhir video, Anies berpesan agar para pendukungnya tetap optimistis terhadap gerakan perubahan yang selama ini menjadi jargon pasangan calon (paslon) nomor urut 01.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews