Connect With Us

Aeropolis Tangerang Didemo Warga Diduga Jadi Sarang Protitusi

Yanto | Jumat, 8 Maret 2024 | 19:59

Warga Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang mendemo pengembang kawasan Aeropolis karena dugaan praktek prostitusi, menjelang bulan Ramadan, Jumat 8 Maret 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat melakukan aksi demo kepada pihak pengembang Aeropolis di Jalan Marsekal Suryadharma, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Jumat 08 Maret 2024.

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes lantaran adanya dugaan praktek prostitusi di kawasan Aeropolis.

Toriq Ardiansyah, seorang tokoh masyarakat Neglasari mengaku dirinya merasa resah dengan adanya dugaan praktek protitusi setiap malam di apartemen Aeropolis.

Sebab, kerap terlihat anak-anak remaja lawan jenis check-in apartemen tersebut,

"Kami warga Neglasari merasa kecewa kepada pemerintah daerah dan pihak aparat karena tidak menindak praktek prostitusi di sana," katanya.

Apalagi sekarang sudah mendekati bulan suci Ramadan. Maka dari itu masyarakat melakukan aksi demo di lokasi. 

Jika tidak ada tindakan tegas, maka warga setempat akan melakukan aksi ujuk rasa besar-besaran kepada pihak pengelola Aeropolis.

"Kami berharap ada tindakan tegas, jangan menunggu aksi masyarakat sekitar," tegas Toriq.

BANTEN
Prakiraan Cuaca Tangerang 19–20 Januari 2025, Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tangerang 19–20 Januari 2025, Berpotensi Hujan Ringan

Senin, 19 Januari 2026 | 06:11

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II menyampaikan prakiraan cuaca untuk wilayah Tangerang yang berlaku pada Senin 19 Januari hingga Selasa 20 Januari.

TANGSEL
Darurat Sampah Tangsel, Benyamin Instruksikan ASN Kurangi Penggunaan Plastik

Darurat Sampah Tangsel, Benyamin Instruksikan ASN Kurangi Penggunaan Plastik

Senin, 19 Januari 2026 | 18:19

Status darurat sampah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Wali Kota Benyamin Davnie secara tegas menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi tumpukan sampah

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill