Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang juga menurunkan Tim Alap-alap untuk menyisir wilayah dari potensi terjadinya kejahatan termasuk tawuran antar kelompok selama Ramadan 2024.
“Satpol PP akan melakukan preemtif yaitu memberikan imbauan dan pengamanan. Selain itu, preventif yaitu pencegahan tawuran dengan menerjunkan tim khusus, untuk menyisir dan memastikan keamanan Kota Tangerang dari aksi tawuran,” jelas Kepala Satpol PP Kota Tangerang Wawan, Rabu 20 Maret 2024.
Selama Ramadan, Satpol PP Kota Tangerang juga meningkatkan patroli gabungan bersama aparat kepolisian dan TNI, untuk memaksimalkan menjaga keamanan.
Wawan pun menjelaskan, masyarakat Kota Tangerang dapat melakukan pelaporan jika mendapati potensi aksi tawuran di wilayahnya.
Pelaporan gangguan ketentraman dan ketertiban umum bisa melalui WhatsApp call center Satpol PP Kota Tangerang di nomor 0812-1200-4664 atau 0812-1200-9669.
“Dapat juga disampaikan melalui Instagram @polpp.tangerang dan juga menu LAKSA di aplikasi Tangerang LIVE,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menuturkan, untuk antisipasi tawuran, kepolisian telah mendirikan 24 pos pantau siaga selama Ramadan 1445 Hijriah.
“Pos pantau siaga ini sebagai upaya dalam mengantisipasi aksi tawuran, balap liar, geng motor berkedok Sahur On The Road (SOTR), maupun gangguan-gangguan lainnya selama bulan Ramadan berlangsung,” ujarnya.
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab sebenarnya pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews