Connect With Us

Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Tangerang Masih Stabil

Yanto | Jumat, 29 Maret 2024 | 23:00

Pedagang bahan pokok di Pasar Anyar Kota Tangerang, Jumat 29 Maret 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Di pertengahan bulan Ramadan atau menjelang Lebaran, harga bahan pokok di sejumlah pasar yang ada di Kota Tangerang khususnya Pasar Anyar masih stabil, Jumat 29 Maret 2024.

Jahka, peorang pedagang bahan pokok mengatakan harga sejumlah komoditi belum mengalami kenaikan memasuki pekan ketiga Ramadan.

Seperti cabai rawit harganya Rp50.000 per Kg, bawang merah Rp35.000 per Kg dan bawang putih biasa Rp40.000 per Kg. Hanya cabai merah kriting yang mengalami penurunan dari Rp80.000 per Kg sekarang menjadi Rp40.000. 

"Alhamdulillah di pertengahan bulan puasa ini harganya bahan pokok masih tergolong stabil, belum ada peningkatan tapi pembelian menurun. Mungkin pembeli belum mengetahui kalau para pedagang pindah ke Pasar Mambo," ujarnya.

Sementara itu, pedagang daging sapi, Daeng menjelaskan, untuk daging masih tergolong murah, yang awalnya menjelang Rp150.000 per Kg saat menjelang Ramdan, sekarang jadi Rp130.000 per Kg. 

"Harga daging normal banget masih tergolong murah, belum ada kenaikan. Kemungkinan nanti menjelang 3 hari mau Lebaran pasti ada kenaikan," imbuhnya.

SPORT
Prediksi Skor Persita vs Dewa United Pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, Duel Tim Perwakilan Banten

Prediksi Skor Persita vs Dewa United Pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, Duel Tim Perwakilan Banten

Kamis, 26 Februari 2026 | 17:39

Persita Tangerang akan menjamu Dewa United FC lanjutan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, di Indomilk Arena, Kamis, 26 Februari 2026, pukul 20.30 WIB.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill