Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Cabang Olahraga (Cabor) Panjat Tebing Kota Tangerang menargetkan untuk meraih 7 medali emas dari 10 nomor pertandingan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XI Banten 2024 mendatang.
Hal itu diungkapkan Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Tangerang, Tengku Iwan Jayasyah.
Tengku mengatakan, pihak FTPI telah bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang untuk melakukan persiapan lebih intens.
Salah satunya adalah dengan melakukan sentralisasi pelatihan (training center) di Tangerang City Sport Climbing Center, GOR Gondrong, Kota Tangerang.
Untuk diketahui, Kota Tangerang akan menerjunkan 10 atlet putra dan 10 atlet putri untuk bertanding di beberapa kategori nomor pertandingan, seperti speed perorangan, speed team, lead perorangan, lead team dan boulder.
"Pemusatan latihan mulai dilakukan untuk meningkatkan kualitas teknis, disiplin, dan mentalitas para atlet yang akan mewakili Kota Tangerang," tegasnya, Rabu, 8 Mei 2024.
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Tangerang siap mendukung dan memantau agar target dari perwakilan Panjat Tebing Kota Tangerang dapat tercapai.
"Kami fasilitasi seluruh kebutuhan tim untuk dapat berprestasi dan membanggakan Kota Tangerang," pungkasnya.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews