Connect With Us

HP Rusak Usai Dibongkar Diduga Jadi Pemicu Sopir Angkot Digorok di Cibodas Tangerang

Yanto | Selasa, 4 Juni 2024 | 15:44

Sopir angkot kritis usai digorok rekannya di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Minggu 2 Juni 2024, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGBEWS.com-Sopir angkot yang digorok temanya di Jalan Merak, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, pada Minggu 2 Juni 2024, diduga dipicu masalah handphone (HP) rusak.

Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota AKP Prapto menjelaskan kekerasan kepada korban berinisial EN, berawal ketika pelaku R, meminta korban untuk memperbaiki HP-nya yang rusak.

Korban mengaku bisa memperbaiki HP tersebut. Pelaku pun percaya dan menyerahkan HP-nya.

"Tapi saat ditanya kondisi HP apakah sudah betul, korban bilang belum. Justru barang tersebut rusak dan tidak bisa diperbaiki. Akhirnya pelaku naik pitam hingga melakukan kekerasan dengan cara menyayat leher korban," ujarnya, Selasa 4 Junii 2024.

Korban ditolong warga dengan dibawa ke Rumah Sakit Tiara Cimone. Di sisi lain korban tidak melaporkan peristiwa itu, namun Polsek Jatiuwung, sesuai UU tipe A tetap melakukan pengejaran kepada pelaku.

"Identitas pelaku sudah diketahui, kita sedang melakukan pengejaran," ujar Prapto.

Seperti diketahui, EN sopir angkot R.02 Rute Perumnas 1-Poris Plawad menjadi korban kekerasan. Ia digorok rekannya saat berjalan di Jalan Marak Raya, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Korban awalnya terlihat berjalan bersama rekannya. Tiba-tiba saja, korban menghampiri warga sekitar meminta tolong untuk dibawa ke rumah sakit.

Saat dicek ternyata leher korban sudah dalam keadaan luka tersayat cukup lebar. Karena warga sibuk menolong korban, pelaku berhasil melarikan diri.

Sementara korban yang dalam keadaan kritis sempat dibawa ke RS Tiara, kemudian dipindah ke RSUD Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:38

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

BANDARA
Tergiur Upah Rp40 Juta, Mahasiswa Asal Aceh Selundupkan 3,9 Kg Sabu di Bandara Soetta

Tergiur Upah Rp40 Juta, Mahasiswa Asal Aceh Selundupkan 3,9 Kg Sabu di Bandara Soetta

Senin, 15 Juni 2026 | 20:17

Seorang mahasiswa asal Aceh berinisial NF ditangkap aparat Kepolisian bersama Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang lantaran berupaya menyelundupkan narkoba jenis sabu seberat 3,974 kilogram.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill