Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang Raya (WHTR) melaksanakan pemotongan hewan kurban dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H
Pemotongan sebanyak 7 ekor kambing dari para donatur itu berlangsung di Sekretariat Pokja WHTR, Jl. Perintis Kemerdekaan No. 38A, Babakan, Kota Tangerang, Selasa 18 Juni 2024.
Seluruh rekan-rekan anggota Pokja WHTR pun hadir menyemarakkan perayaan Idul Kurban tersebut.
Ketua Pokja WHTR, Ade Bagus Pranoto mengucapkan terima kasih kepada sejumlah donatur yang telah menyumbangkan kambingnya untuk dikurbankan di tempat ini.
"Alhamdulillah dari pemotongan tersebut menghasilkan 80 bungkus daging kurban yang kami bagi-bagikan kepada warga di lingkungan sekitar Sekretariat Pokja WHTR," ucapnya.
Sementara itu, Rustam, Ketua RT 03/03 Kelurahan Babakan mengaku senang dengan adanya pembagian daging kurban ini.
"Ya akan kami bagikan kepada warga di lingkungan RT, semoga berkah," ungkapnya.
Perayaan Idul Adha 1445 H di Sekretariat Pokja WHTR pun semakin semarak dengan kedatangan Direktur Utama Perumdam Tirta Benteng (TB) Doddy Effendi yang menyempatkan diri datang bersilaturahmi.
Kegiatan pun berlanjut dengan makan siang bersama-sama seluruh Anggota Pokja WHTR, Dirut Perumdam TB, dan warga sekitar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGWarga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026.
PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews