Connect With Us

Kementerian Lingkungan Hidup Pantau Kualitas Udara Tangerang

| Selasa, 14 Juni 2011 | 17:53

Uji Emisi (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) selama tiga hari melakukan pemantauan kualitas udara di Kota Tangerang. Pemantauan itu guna menentukan peringkat kualitas udara bagi kota besar dan metropolitan, yang kini cenderung menurun.

Demikian yang dikatakan oleh Mutiara Siyadari, Asisten Deputi Pengendalian Pencemaran Emisi Sumber Bergerak KLH, saat menggelar uji emisi gratis bagi mobil pribadi di Jalan Thamrin, Cikokol,  Kota Tangerang Selasa (14/6). "Ini kegiatan evaluasi kualitas udara bagi kota besar dan mtropolitan yang sudah tiga tahun berturut-turut kami lakukan," ujarnya.

Menurut Mutiara, jika pada 2009 diikuti oleh 10 kota, maka 2010 menjadi 16 kota. Jumlah itu bertambah lagi pada 2011 menjadi 26 kota. "Kami sengaja melakukan uiji emisi gratis ini di kota besar dan metropolitan, karena jumlah kendaraan terbanyak di kota besar dan metropolitan itu," tandasnya.

Kota Tangerang sendiri kata Mutiara, pada tahun lalu berada di peringkat pertama sebagai kota berkualitas udara terbersih dari 16 kota yang ada. "Jadi untuk Tangerang, uji emisi kali ini untuk menentukan peringkatnya, apakah turun atau tetap," ujar Mutiara.

Uji emisi gratis, yang bekerjasama dengan sejumlah Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) mobil, diadakan dari 14 - 16 Juni besok, yang diadakan di tiga titik yaitu Jalan Thamrin, Jalan Sudirman, dan Jalan Imam Bonjol. Menurut Mutiara, ada empat kegiatan yang dilakukan simultan oleh KLH dalam menentukan peringkat sebuah kota, memiliki kualitas udara yang baik atau tidak. Yakni, uji emisi kendaraan bermotor, penghitungan kinerja lalu lintas, pemantauan kualitas udara jalan raya, dan pemantauan kualitas bahan bakar di SPBU.

"Kami ingin memastikan kualitas udara yang baik, harus berasal dari berbagai hal, seperti bahan bakar. Jika bahan bakar itu sudah tidak bagus, maka kualitas udara yang dihasilkan juga demikian," ucapnya.

Menurut Mutiara, untuk menjaga kualitas udara di Kota Tangerang tetap bersih, KLH mendorong agar pemkot Tangerang segera mengeluarkan Perda tentang pengendalian pencemaran udara. Melalui Perda itu diatur sanksi bagi para pemilik kendaraan dan pabrik yang tidak memenuhi peraturan. "Kabarnya tahun depan baru akan dikeluarkan Perda tentang itu. Melalui Perda itu akan ada sanksi tilang bagi yang melanggar," tandasnya.

Sementara itu menurut Muhamad Dadang Basuki, Kasubdit Pemantauan Kualitas Lingkungan Hidup Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Tangerang, pihaknya juga akan menggelar uji emisi gratis selama empat hari di empat titik, sejak 20 - 23 Juni. "Target kami adalah sebanyak 2.000 unit kendaran selama empat hari. Karena selama ini, ada tiga macam penyumbang pencemaran udara yaitu dari pabrik, rumah tangga, dan paling banyak dari kendaraan pribadi. Makanya kami gencar uji emisi," ucapnya.(RAZ)
NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill