Connect With Us

Dokter Klinik di Cipadu Dilaporkan Pasien Dugaan Pelecehan Seksual

Yanto | Minggu, 1 September 2024 | 18:07

Klinik di daerah Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangeran, tutup usai dokternya dilaporkan pasien atas dugaan pelecehan seksual, Minggu 1 September 2024. (TangerangNews / Yanto)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang dokter klinik di daerah Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang dilaporkan pasiennya atas dugaan pelecehan seksual.

 

Awalnya, seorang remaja berinisial AA, 19, melakukan pemeriksaan di klinik tersebut pada Minggu 25 Agustus 2024, sekitar pukul 10.00 WIB.

 

AA datang bersama orang tuanya untuk mengeluhkan soal menstruasi berhari-hari yang kurang lancar.

 

"Saya ditanya siapanya, saya jawab orang tuanya, lalu disuruh tunggu depan. Sedangkan anak saya masuk ke ruang pemerksaan," ujar SV, 42, orang tua AA, Sabtu 31 Agustus 2024.

 

Selanjutnya, saat dilakukan pemeriksaan, korban mengaku mendapat perlakuan tidak senonoh. Dokter itu disebut mengusap perut, memegang area sensitif, dan meraba bagian atas korban.

 

"Dibuka celananya, terus kemaluannya dipegang. Habis dari situ tangannya masuk ke dalam baju, tetapi bajunya tidak dibuka dan memegang payudara. Terus anak saya bengong, kaget seperti trauma," tutur SV.

 

Atas kejadian tersebut, SV berama anaknya langsung membuat laporan polisi di Polres Metro Tangerang Kota Nomor LP/B/973/VIII/2024/SPKT/POLRES METRO TANGERANG KOTA POLDA METRO JAYA.

 

Orang tua korban berharap kasus tersebut segera ditangani oleh pihak Kepolisian.

 

"Saya berharap kasus tersebut segera diproses, saya butuh keadilan buat anak saya," ujar SV.

 

Sementara itu, saat TangerangNews mencoba mendatangi klinik untuk konfirmasi, ternyata klinik yang berada di rumah itu dalam keadaan tutup. Tidak ada aktifitas yang terlihat. Bahkan plang klinik sudah dicopot. 

OPINI
Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44

Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.

TANGSEL
Mahasiswa Unpam Edukasi Siswa SMKN 5 Tangsel soal Bahaya-bahaya yang Mengintai di Era Digital

Mahasiswa Unpam Edukasi Siswa SMKN 5 Tangsel soal Bahaya-bahaya yang Mengintai di Era Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:18

Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang (Unpam) angkatan 6 tahun 2026 Kelas MPDE001 menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMKN 5 Kota Tangerang Selatan, Pondok Benda, Pamulang, Selasa, 20 Oktober 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill