Connect With Us

Banten Berpotensi Diguncang Gempa Megathrust, BPBD Kota Tangerang Siapkan Langkah Mitigasi

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 24 September 2024 | 07:58

Zona Megathrust di pantai barat Sumatera, selatan Jawa, hingga selatan Nusa Tenggara Timur. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang merespons adanya potensi gempa megathrust yang diperkirakan dapat mengguncang sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Banten. 

Meski waktu pasti terjadinya gempa belum diketahui, BPBD Kota Tangerang sudah mulai mengambil langkah-langkah mitigasi untuk meminimalisir dampak yang mungkin terjadi.

Plt Kalak BPBD Kota Tangerang Ubaidillah Ansar mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya mitigasi untuk menghadapi potensi gempa megathrust, seperti pengecekan gedung-gedung terkait sistem kebencanaan, serta edukasi dan simulasi di sekolah-sekolah

Selain itu, BPBD juga telah mengimbau institusi terkait dan masyarakat untuk selalu siap menghadapi segala kemungkinan. Misalnya, melakukan pengecekan kesiapan alat peringatan dini dan sistem komunikasi kebencanaan sudah mulai dilakukan.

BPBD memastikan tempat-tempat evakuasi, jalur evakuasi, serta bangunan evakuasi sementara dan akhir dalam kondisi siap dan mudah diakses.

Selain langkah-langkah fisik, BPBD Kota Tangerang juga terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai risiko gempa bumi dan tsunami. Ubaidillah menambahkan bahwa penyebaran informasi dan pengetahuan mengenai evakuasi sangat penting

"BPBD Kota Tangerang juga menyebar petugas untuk melakukan pengecekan ketersediaan papan informasi, rambu-rambu, serta arah evakuasi yang memadai," ujarnya Senin, 23 September 2024.

Tak hanya itu, BPBD Kota Tangerang juga memperkuat koordinasi dengan berbagai stakeholder di daerah, termasuk dalam penyiapan mekanisme kedaruratan atau penanggulangan bencana. 

Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua pihak siap bergerak cepat jika terjadi gempa megathrust. 

Langkah-langkah ini diharapkan meminimalisir risiko dan dampak dari potensi gempa megathrust. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang, dan memahami jalur serta lokasi evakuasi yang telah disediakan.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:53

Pelarian pria berinisial GJ, 25, pelaku begal sepeda motor yang sempat lolos dari amuk massa di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya terhenti.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill