Connect With Us

Tips Pola Asuh Anak Agar Terhindar dari Tawuran dan Tindak Kriminal

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 27 Oktober 2024 | 18:48

Ilustrasi tawuran. (Antara / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Berbicara mengenai anak-anak, pasti semua sepakat bahwa mereka merupakan merupakan pribadi yang kompleks, terutama ketika mereka mulai tumbuh menjadi remaja.

Pada masa-masa ini mereka sedang mencari jati diri dan validasi dari teman-teman dan orang-orang sekitarnya. Namun sering kali mereka salah pergaulan hingga melakukan aksi kenakalan remaja.

Ketua Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang Sri Damayanti mengatakan, jika pada masa anak-anak atau remaja mereka tidak dibekali dengan bimbingan yang baik dan terarah dari orang tua dan lingkungan, maka bisa menjadi sangat fatal bagi masa depannya, bahkan orang-orang di sekitarnya.

“Perlu sekali bimbingan yang baik dari kedua orangtuanya, agar mereka terhindar dari sikap tercela. Belakangan ini, Ada banyak contoh kenakalan remaja yang kemudian berkembang menjadi kriminalitas karena tindakan orang tua yang abai atau terlalu memanjakan anak-anaknya,” ujarnya, Minggu 27 Oktober 2024.

Lalu, bagaimana agar anak terhindar dari sikap tercela tersebut? Berikut ini beberapa tips yang dihadirkan oleh Puspaga Kota Tangerang:

 

1. Ajarkan Disiplin dan konsisten dengan peraturan

Orang tua memiliki peran yang harus tegas ketika membuat peraturan. Kalau bisa, orang tua juga melibatkan anak ketika membuat peraturan.

Misalnya, jelaskan kepada anak apa yang diinginkan oleh orang tuanya, kemudian apa konsekuensinya ketika mereka melanggar.

 

2. Jauhkan Tindak Kekerasan Dari Rumah

Kekerasan di dalam rumah bisa menakutkan dan berbahaya bagi anak. Anak-anak butuh rumah yang aman dan penuh kasih sayang.

Anak-anak yang menyaksikan kekerasan di rumah memang tidak selalu menjadi pelaku kekerasan. Tapi kemungkinan mereka akan menyelesaikan masalah dengan kekerasan.

 

3. Tidak banyak menonton atau menyaksikan kekerasan di media

Penelitian menunjukkan bahwa melihat terlalu banyak tindak kekerasan di televisi, film, dan video game dapat berdampak negatif bagi anak. Jadi, sebaiknya Bunda dan Ayah mulai mengontrol apa yang dilihat anak di media nih.

Selalu ajarkan anak untuk menanggapi dengan kata-kata yang tenang dan tegas ketika mereka diganggu seperti dihina, diancam, atau dipukul. Jelaskan juga, jangan menggunakan kata-kata yang bisa memicu kekerasan, seperti membuat orang lain sakit hati.

 

4. Mengajarkan Keterampilan Sosial

Orang tua harus mengajarkan anak berbagai keterampilan sosial seperti mengucapkan terima kasih, meminta maaf, dan berbagi.

Hal ini akan membantu anak belajar bersosialisasi dengan baik dan membangun hubungan sosial yang sehat.

 

5. Membantu Anak Mengembangkan Keterampilan Kognitif

Orang tua harus membantu anak mengembangkan keterampilan kognitif dengan memberikan kesempatan untuk membaca buku, bermain permainan, dan melakukan aktivitas yang membangun keterampilan berpikir kreatif dan logis.

Dalam rangka membantu anak tumbuh dan berkembang dengan optimal, penting bagi orang tua memberikan kesempatan pada anak dan memperhatikan kebutuhan anak dalam segala aspek kehidupannya.

 

6. Memberikan Kesempatan untuk Bermain dan Bereksplorasi

Memberikan kesempatan untuk bermain dan bereksplorasi akan membantu anak belajar dan mengembangkan keterampilan motorik, kognitif, dan sosialnya.

 

7. Menjadi Contoh Yang Baik

Orang tua harus menjadi contoh yang baik dalam perilaku dan sikap. Anak akan meniru perilaku orang tua.

Karena itu, penting bagi orang tua untuk menunjukkan perilaku yang positif dan membangun hubungan yang baik dengan orang lain.

NASIONAL
Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:31

Pemerintah memastikan rencana rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun 2026 sebenarnya sudah mulai dirumuskan. Namun, keputusan terkait pembukaan formasi CPNS maupun PPPK 2026 masih belum diumumkan karena pemerintah masih menahan penetapan final.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

TEKNO
Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:25

PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan Pintu VIP.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill