Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com-Keributan terjadi antar penonton saat menyaksikan penampilan Band Jamrud di Festival Budaya Kota Tangerang, yang berlokasi di Taman Elektrik, Sabtu 2 November 2024, malam.
Dari pantauan Tangerangnews di lokasi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.45 WIB, saat Band Jamrud membawakan lagu Putri. Kericuhan terjadi dari salah satu anak muda menjadi bulan-bulanan penonton lain.
Hal itu diduga dipicu karena cara joget pemuda tersebut yang menganggu penonton lainnya alias rese, hingga akhirnya menyulut emosi dan timbul keributan.
Pemuda yang belum diketahui identitasnya itu pun luka-luka di bagian wajah karena dipukuli.
Tak berselang lama, petugas Satpol PP Kota Tangerang langsung mengevakuasi korban untuk menghindari amukan massa yang lebih besar lagi.
Komandan Pleton (Danton) Satpol-PP kota Tangerang Lukman hakim membenarkan terjadi keributan penonton di tengah penampilan Band Jamrud.
"Saya melihat anak muda itu dipukuli sama penonton lain yang berbadan besar. Lalu kita menolong untuk menghindari korban jiwa. Remaja tersebut mengalami luka cukup ringan di bagian wajah," ujar Lukman.
Sementara itu, konser musik tetap berlanjut karena petugas Satpol-PP di lokasi berhasil mengendalikan situasi.
"Alhamdulillah, usai keributan acara tetap berlanjut dan korban juga lagi diobati petugas ambulans yang disediakan oleh Pemkot Tangerang," imbuhnya.
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGDinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang tengah mempersiapkan jalur khusus bagi calon peserta didik penyandang disabilitas dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD dan SMP Negeri.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews