KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Keributan terjadi antar penonton saat menyaksikan penampilan Band Jamrud di Festival Budaya Kota Tangerang, yang berlokasi di Taman Elektrik, Sabtu 2 November 2024, malam.
Dari pantauan Tangerangnews di lokasi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.45 WIB, saat Band Jamrud membawakan lagu Putri. Kericuhan terjadi dari salah satu anak muda menjadi bulan-bulanan penonton lain.
Hal itu diduga dipicu karena cara joget pemuda tersebut yang menganggu penonton lainnya alias rese, hingga akhirnya menyulut emosi dan timbul keributan.
Pemuda yang belum diketahui identitasnya itu pun luka-luka di bagian wajah karena dipukuli.
Tak berselang lama, petugas Satpol PP Kota Tangerang langsung mengevakuasi korban untuk menghindari amukan massa yang lebih besar lagi.
Komandan Pleton (Danton) Satpol-PP kota Tangerang Lukman hakim membenarkan terjadi keributan penonton di tengah penampilan Band Jamrud.
"Saya melihat anak muda itu dipukuli sama penonton lain yang berbadan besar. Lalu kita menolong untuk menghindari korban jiwa. Remaja tersebut mengalami luka cukup ringan di bagian wajah," ujar Lukman.
Sementara itu, konser musik tetap berlanjut karena petugas Satpol-PP di lokasi berhasil mengendalikan situasi.
"Alhamdulillah, usai keributan acara tetap berlanjut dan korban juga lagi diobati petugas ambulans yang disediakan oleh Pemkot Tangerang," imbuhnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan pembiayaan otomotif sebesar 44 persen pada tahun fiskal 2025 dibandingkan tahun fiskal 2024.
Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang sempat menyebar di Kota Tangerang Sejak Minggu 6 September 2026 patut diwaspadai, terutama karena partikel abu dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews