3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com-Keributan terjadi antar penonton saat menyaksikan penampilan Band Jamrud di Festival Budaya Kota Tangerang, yang berlokasi di Taman Elektrik, Sabtu 2 November 2024, malam.
Dari pantauan Tangerangnews di lokasi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.45 WIB, saat Band Jamrud membawakan lagu Putri. Kericuhan terjadi dari salah satu anak muda menjadi bulan-bulanan penonton lain.
Hal itu diduga dipicu karena cara joget pemuda tersebut yang menganggu penonton lainnya alias rese, hingga akhirnya menyulut emosi dan timbul keributan.
Pemuda yang belum diketahui identitasnya itu pun luka-luka di bagian wajah karena dipukuli.
Tak berselang lama, petugas Satpol PP Kota Tangerang langsung mengevakuasi korban untuk menghindari amukan massa yang lebih besar lagi.
Komandan Pleton (Danton) Satpol-PP kota Tangerang Lukman hakim membenarkan terjadi keributan penonton di tengah penampilan Band Jamrud.
"Saya melihat anak muda itu dipukuli sama penonton lain yang berbadan besar. Lalu kita menolong untuk menghindari korban jiwa. Remaja tersebut mengalami luka cukup ringan di bagian wajah," ujar Lukman.
Sementara itu, konser musik tetap berlanjut karena petugas Satpol-PP di lokasi berhasil mengendalikan situasi.
"Alhamdulillah, usai keributan acara tetap berlanjut dan korban juga lagi diobati petugas ambulans yang disediakan oleh Pemkot Tangerang," imbuhnya.
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGMeningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan mendorong kebutuhan akan perangkat rumah tangga yang mampu mendukung gaya hidup sehat.
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews