Connect With Us

Ini Layanan Kesehatan Bagi Penderita HIV/AIDS di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 29 November 2024 | 23:55

Kegiatan skrining TB dan HIV bagi para warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Jumat (26/3/2021). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap 1 Desember merupakan momentum untuk menumbuhkan kesadaran semua orang terhadap penyakit AIDS, yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Permasalahan HIV dan AIDS menjadi tantanan kesehatan hampir di seluruh dunia, termasuk di Kota Tangerang.

Maka, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya memaksimalkan layanan Perawatan, Dukungan dan Pengobatan (PDP) pada Orang Dengan HIV AIDS (ODHA).

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyatakan layanan PDP untuk ODHA tersedia di 39 UPTD Puskesmas, RSUD Kota Tangerang dan 9 rumah sakit swasta.

Puskesmas atau klinik di Kota Tangerang dapat memberikan layanan konseling, tes HIV dan layanan terapi Antiretroviral (ART).

“Sedangkan rumah sakit menyediakan layanan rujukan untuk kasus yang memerlukan penanganan lebih intensif,” ungkap dr. Dini, Jumat 29 November 2024.

Berikut yang diberikan pada layanan PDP:

 

1. Perawatan Medis

- Pengobatan Antiretroviral (ART)

- Tes Viral Load

- Tes CD 4

- Pemeriksaan TBC, hepatitis dll

 

2. Dukungan Psikososial

- Konseling Pre-Test dan Post-Test

- Dukungan emosional dan motivasi

- Penguatan kelompok dukungan

 

3. Pencegahan Penularan

- Pencegahan ibu ke anak

- Pencegahan transmisi seksual

- Penanganan pengguna napza suntik

 

4. Pengobatan Infeksi Oportunistik

- Penanganan penyakit seperti TBC, pneumonia, atau infeksi jamur yang sering menyerang ODHIV

- Pemberian terapi pencegahan profilaksis bagi ODHIV yang berisiko tinggi terhadap infeksi tertentu.

 

Sementara itu, dr. Dini menjelaskan bahwa virus HIV tidak menular melalui penggunaan toilet bersama, gigitan nyamuk/ serangga, menggunakan alat makan bersama, bersalaman/berpelukan ataupun tinggal serumah dengan ODHA.

Karenanya, berperilaku hidup bersih dan sehat dapat mencegah terjadinya penularan HIV dan tidak perlu menjauhi ODHA.

"Untuk itu, menjadi ODHA terinfeksi HIV bukanlah penghalang untuk bersosialisasi, bekerja dan berkeluarga,” jelasnya.

NASIONAL
PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

Selasa, 1 September 2026 | 16:19

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2

KAB. TANGERANG
31 Jam Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja Belum Padam

31 Jam Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja Belum Padam

Senin, 7 September 2026 | 20:57

Kebakaran yang melanda pabrik produksi plastik milik PT. Technoplastika Prima Perdana di Desa Sentul, Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang, tak kunjung padam.

TEKNO
Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Jumat, 4 September 2026 | 22:14

Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill