Bocah Perempuan di Cipondoh Diduga Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Polisi Buru Pelaku
Senin, 4 Mei 2026 | 21:19
Jagat media sosial dihebohkan dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang bocah perempuan berinisial D di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com - Suasana penuh kegembiraan dan gelak tawa mewarnai pembukaan Media Gathering Pemkot Tangerang di Kampung Sampireun, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu 30 November 2024.
Acara dengan slogan "Media Gathering Gembira, Gembira Kalau Cair" dibuka dengan sesi adu pantun yang menghibur, semakin menambah kekompakan dan keseruan antara Pemkot Tangerang dan para insan pers.

Asisten Daerah I Pemerintah Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono yang mewakili Penjabat (Pj.) Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin mengawali sambutan dengan pantun penuh semangat.
"Ke Garut dengan hati yang ceria. Bersama teman media oh indahnya. Selamat datang untuk rekan media. Di acara kekeluargaan media gathering namanya." Pantun tersebut disambut riang oleh para wartawan.
Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Indri Astuti tak mau kalah. Ia membalas dengan pantun yang tak kalah ceria: "Pagi-pagi minum kopi. Kopi panas hati ceria. Rekan media hadir di sini mari Bersama bangun kota tercinta."
Pantun penutup dari Indri, "Burung nuri terbang ke hutan. Pulang bawa kelapa. Acara ini akan penuh keakraban. Semoga kita terus berkolaborasi bersama,"
Dalam sambutannya, Indri Astuti menyampaikan Media Gathering ini merupakan bentuk apresiasi Pemkot Tangerang atas dedikasi para insan media sebagai mitra strategis.

"Media gathering sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi dan kolaborasi, serta meningkatkan sinergi dan semangat kebersamaan dalam membangun Kota Tangerang," ujarnya.
Ia berharap acara ini menjadi wujud nyata kolaborasi untuk mewujudkan kota yang lebih maju dan berdaya saing.
Hal senada disampaikan Ruta Ireng Wicaksono. Menurutnya, Pemkot Tangerang memiliki banyak program untuk masyarakat, dari lahir hingga meninggal dunia. Maka kata dia, peran media sangat penting untuk menginformasikan program-program tersebut agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya.
Ruta menekankan pentingnya informasi akurat yang disampaikan kepada masyarakat dan menyampaikan terima kasih atas dukungan media selama ini.
"Kami berharap dapat terus mendapat dukungan dari media, dan Pemkot siap memberikan layanan informasi secara terbuka," tambahnya.
Kepala Bidang DIKP Dinas Kominfo Ian Chafidz, menambahkan, Media Gathering ini bertujuan untuk memperkuat silaturahmi antara Pemkot Tangerang dan rekan media, yang tahun ini kembali digelar.
"Gathering ini juga menjadi ajang bernostalgia, karena banyak yang bertemu kembali setelah sekian lama. Jadi ada sesama wartawan ketemunya pas gathering doang," ujarnya sambil tertawa.
Acara yang berlangsung di bawah kaki Gunung Puntang ini diisi dengan berbagai kegiatan seru seperti off-road, outbound, ramah tamah, dan hiburan.
Ian menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras para wartawan yang telah banyak memberitakan program-program Pemkot Tangerang. "Teman-teman banyak pahalanya karena masyarakat bisa tahu ada program pemerintah," ucapnya.
Dengan tagline "Gembira, Gembira Kalau Cair", salah seorang peserta gathering Remon berharap, acara semacam ini dapat terlaksana setiap tahunnya.
"Seru banget acaranya. Kita semua gembira. Caiiiiir pokoknya mah," ungkap Remon.
Jagat media sosial dihebohkan dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang bocah perempuan berinisial D di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang.
TODAY TAGGubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews