KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pria berinisial W, ustaz pendiri majelis taklim di daerah Kampung Dukuh, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, kabur usai aksinya diduga mencabuli bocah laki-laki terungkap.
Keberadaan pelaku menghilang setelah dilaporkan oleh sejumlah korban ke pihak Kepolisian. "Pelaku melarikan diri pada 29 November 2024 yang saya tahu," ungkap seorang saksi yang enggan disebutkan namanya, Senin 30 Desember 2024.
Menurut saksi, tindakan pencabulan ini diduga sudah berlangsung sejak awal tahun 2000-an. Pelaku melakukan aksi bejatnya terhadap anak laki-laki yang juga berasal dari wilayah sekitar.
Para korban juga merupakan murid yang belajar mengaji kepada pelaku.
Informasi yang dihimpun menyebutkan pelaku sering menggunakan dalih kegiatan mengaji untuk mendekati para korban. Namun, aksi pencabulan kerap dilakukan di rumah pelaku.
"Pelaku biasanya ngaji di daerah situ, lalu mengajak korban ke rumahnya. Ini memang sudah terjadi sejak lama, ketika pelaku masih muda," tutur saksi.
Korban pencabulan diperkirakan mencapai 30 orang dalam dua tahun terakhir. Namun, jumlah korban sebenarnya diprediksi jauh lebih banyak jika dihitung sejak awal terjadinya kasus ini.
"Kalau dikaitkan dengan yang dulu-dulu, jumlah korban bisa lebih banyak," jelas saksi.
Sejumlah korban juga sudah melaporkannya ke Polisi. Lalu, pihak Kepolisian setempat telah memulai penyelidikan terkait kasus ini. Namun pelaku sudah lebih dahulu menghilang.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan memindahkan tempat ibadah untuk jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews