Connect With Us

Pemkot Tangerang Klaim Tidak Ada Kelangkaan Gas 3 Kg, Tersedia 50 ribu Tabung Per Agen

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Februari 2025 | 19:38

Stok gas LPG 3 Kg di agen Kota Tangerang diklaim aman, Senin 3 Februari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Disperindagkop) dan UKM memastikan tidak ada kelangkaan gas elpiji 3 kg di wilayahnya.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Tangerang Suli Rosadi mengklaim ketersediaan tabung gas bersubsidi tersebut cukup banyak sehingga stoknya aman.

Hanya saja, ada pembatasan penjualan yang tidak boleh lagi di perjualbelikan di pengecer. 

“Dipastikan tidak ada kelangkaan gas elpiji 3kg di Kota Tangerang. Masyarakat, dapat menjangkau gas elpiji 3 kg di seluruh agen atau pangkalan yang tersedia di Kota Tangerang,” ungkap Suli, Senin 3 Februari 2025.

Suli menyebut di Kota Tangerang telah tersedia 52 agen dengan ketersediaan 40 sampai 50 ribu tabung per agen. "Selain itu ada 1.100 pangkalan dengan ketersediaan 3.000 tabung per pangkalan yang tersebar di 13 kecamatan," bebernya.

Ia pun menjelaskan, larangan gas elpiji diperjualbelikan di pengecer itu berdasarkan kebijakan Kementerian Energi dan Sumbe Daya Mineral (ESDM) terkait Peraturan Presiden (Perpres) No 38/2019.

Hal ini disebabkan banyaknya pengecer yang mematok harga tinggi, sehingga subsidi pemerintah tidak tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan pembatasan itu, gas melon hanya bisa dibeli di pangkalan-pangkalan dengan harga masyarakat atau HET Rp19 ribu per tabung.

“Selama ini gas bersubsidi ada juga di pengecer, tapi subsidi tidak terpenuhi lantaran harganya jadi mahal. Dengan aturan baru ini, konsep subsidi gas tersebut akan terpenuhi dengan harga Rp19 ribu saja,” tegas Suli.

Langkah ini telah ditetapkan agar harga subsidi tepat sasaran kepada masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai pembeli gas 3 kg atau gas melon.

“Maka, masyarakat tidak perlu panik dengan kondisi ini. Dipastikan stok aman dan normal, ketersediaan gas elpiji 3 kg ada di seluruh agen atau pangkalan di wilayah Kota Tangerang,” katanya.

Terkait lokasi dan nomor telepon pangkalan se-Kota Tangerang lengkapnya dapat diakses di laman bit.ly/daftarpangkalanlpg-kotatangerang.

Atau bisa mengakses website https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg. Yaitu, pilih tanda panah di kolom lokasi pangkalan terdekat, cari lokasi pangkalan terdekat dari lokasi Anda yang muncul.

Lanjut Suli, untuk mengetahui lokasi pangkalan secara tepat klik rute yang akan terintegrasi secara langsung ke google maps.

“Masyarakat Kota Tangerang silakan untuk membeli gas di pangkalan dengan membawa KTP dan KK sebagai prosedur administrasi yang dipersyaratkan,” katanya.

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

BANDARA
20 Bus Transjakarta Bakal Layani Rute Blok M-Bandara Soetta, Berangkat Tiap 5 Menit

20 Bus Transjakarta Bakal Layani Rute Blok M-Bandara Soetta, Berangkat Tiap 5 Menit

Kamis, 5 Februari 2026 | 19:26

Rencana perluasan rute Transjabodetabek yang menghubungkan DKI Jakarta dengan daerah penyangga semakin matang.

KAB. TANGERANG
 Pabrik Baja di Tangerang Sudah Kemplang Pajak Sejak 2016, Begini Modusnya

Pabrik Baja di Tangerang Sudah Kemplang Pajak Sejak 2016, Begini Modusnya

Kamis, 5 Februari 2026 | 19:13

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI) menyebut sebanyak 40 perusahaan yang bergerak di sektor baja yang ada di Indonesia melakukan pengemplangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sejak tahun 2016.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill