Connect With Us

Antisipasi Banjir Susulan, 500 Kisdam Dipasang di Kali Angke Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 4 Maret 2025 | 20:11

Pemkot Tangerang memasang 500 kisdam untuk mengantisipasi banjir susulan akibat luapan Kali Angke, Selasa 4 Maret 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Banjir akibat luapan Kali Angke, Kota Tangerang, merendam sebanyak 14 titik pemukiman masyarakat, sejak Senin 3 Maret 2025, malam.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang pun berupaya mengantisipasi banjir susulan dengan memasang ratusan kisdam pasir di sejumlah lokasi rawan banjir, Selasa 4 Maret 2025, siang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menuturkan, pihaknya telah memetakan berbagai titik lokasi yang dinilai rawan terjadi banjir susulan.

Ratusan kisdam pasir tersebut dipasang di sekitar Perumahan Ciledug Indah, Perumahan Pinang Griya, Pedurenan dan Pondok Bahar.

“Kami telah memasang sekitar 500 kisdam pasir per sore ini, serta diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan yang mendesak di lapangan,” tambahnya.

Pemkot Tangerang berharap, pemasangan kisdam pasir tersebut dapat menahan rembesan maupun luapan air sementara waktu. “Pemasangan kisdam ini tindakan responsif sebagai tanggul darurat,” ujar Taufik.

TEKNO
Squarebig dan Squarefit Hadir di Indonesia, Coway Tawarkan Solusi Udara Bersih dan Estetis

Squarebig dan Squarefit Hadir di Indonesia, Coway Tawarkan Solusi Udara Bersih dan Estetis

Senin, 20 April 2026 | 14:18

PT Coway International Indonesia resmi menghadirkan Squarebig dan Squarefit di Indonesia, menawarkan solusi pemurni udara yang tidak hanya menjaga kualitas udara tetap bersih, tetapi juga mengedepankan desain estetis

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill