Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com- Dalam momen Ramadan 1446 Hijriah, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran agama.
Hal ini tercermin dalam penyaluran hibah sebesar Rp15,5 miliar ke 200 lembaga keagamaan guna mendukung berbagai kegiatan keislaman dalam kegiatan Tarawih Keliling Safari Ramadan.
Salah satu masjid yang mendapat hibah adalah Masjid Al Barkah di Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, di mana Sachrudin menyerahkan bantuan senilai Rp100 juta.
"Semoga dapat dirasakan manfaatnya, untuk menunjang kebutuhan pendidikan dan kehidupan dalam beribadah," kata Sachrudin, Senin, 10 Maret 2025, malam.
Selain masjid, bantuan ini juga menyasar pondok pesantren, TPQ, hingga majelis taklim.
Pengurus PAUD Qur'an Al Barkah Qomaru Zaman menuturkan, hibah ini akan digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar serta kesejahteraan guru.
"Termasuk untuk menambah kesejahteraan guru PAUD di sini. Sehingga, siswa dan guru lebih nyaman dan semangat dalam beraktivitas belajar dan mengajar. Gampang sekolah dan senang mengajar bisa dirasakan," ujarnya.
Pemkot Tangerang berharap melalui program ini, peran masjid dan lembaga pendidikan agama semakin kuat dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlakul karimah.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?
Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews