Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel
Kamis, 5 Februari 2026 | 09:42
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan upaya mitigasi bencana hidrometeorologi dengan menjalin kerja sama antarwilayah untuk menangani titik-titik banjir yang masih menjadi permasalahan di beberapa area perbatasan.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengungkapkan, selain memperpanjang Status Darurat Siaga Bencana, Pemkot juga menjalin koordinasi dengan Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Pemprov Banten, dan Jakarta Barat guna menanggulangi potensi banjir yang masih mengancam sejumlah wilayah.
"Terus termasuk juga Kali Ledug, yakni perbatasan antara Periuk dan Jatiuwung," ungkapnya dikutip dari satelitnews.com.
Lanjut Maryono, saat ini kondisi banjir di Kota Tangerang memang telah sepenuhnya surut, namun ia menyebut kesiapsiagaan masih tetap diperlukan.
Untuk itu, Pemkot Tangerang telah meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta stakeholder terkait untuk terus mempersiapkan personel dan sarana prasarana guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.
"Apabila terjadian kejadian (bencana) di lapangan sehingga tidak lagi menunggu permintaan bantuan dari masyarakat. Tapi kita sudah harus siap membantu masyarakat," tegasnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .
TODAY TAGAktivitas produksi PT Krakatau Osaka Steel di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, resmi terhenti. Perusahaan baja hasil kerja sama antara Osaka Steel Co, Ltd. dari Jepang dan PT Krakatau Steel (Persero) itu memutuskan menutup pabriknya
Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews