Connect With Us

Cuaca Ekstrem Pada 10-20 Maret, Waspada Banjir dan Tanah Longsor di Tangsel

Yanto | Senin, 10 Maret 2025 | 16:20

Tanah longsor di Perumahan Lereng Indah, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Selasa 31 Mei 2022. (@TangerangNews / Instagram @bpbdtangerangselatan)

TANGERANGNEWS.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem yang melanda kawasan Jakarta dan sekitarnya, pada tanggal 10-20 Maret 2025.

Kepala Balai Besar MKG Wilayah II Tangerang Selatan (Tangsel) Hartanto saat dikonfirmasi membenarkan mengenai cuaca ekstrem yang akan terjadi selama sepekan ke depan.

"Memang betul ada potensi curah hujan ekstrem di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, karena memang bulan Maret ini sedang terjadi peralihan musim jadi memang curah hujannya bisa sangat tinggi," ungkapnya, Senin 10 Maret 2025.

BMKG sendiri sudah bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

"Akan tetapi, untuk kita dilakukannya OMC tetap bergantung pada keputusan bersama kedua belah pihak dengan mengamati kondisi dinamika atmosfer di hari tersebut," imbuh Hartarto.

Sementara, Anggota Komisi I DPRD Tangsel dari Fraksi PSI Alex Prabu mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel dan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem tersebut.

"Menyikapi prediksi BMKG akan ada hujan ekstrem, maka saya minta Pemkot Tangsel melalui BPBD dan stakeholder lainnya bersiaga untuk antisipasi dan melakukan motivasi bencana banjir, tanah longsor dan pohon tumbang," ujarnya.

Alex Prabu, juga mengimbau masyarakat Tangsel untuk senantiasa memantau informasi cuaca dan potensi bencana dari sumber terpercaya yakni BMKG, terutama bagi mereka yang akan bepergian jauh.

"Bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir, mohon juga saling bantu membantu bergotong royong dengan RT, RW dan pemkot, agar bisa meminimalisir kerugian dan terutama yang menyangkut nyawa manusia," ungkapnya.

Menurut dia, koordinasi antarinstansi dan penyebaran informasi yang cepat serta akurat sangat penting untuk meminimalisasi dampak cuaca ekstrem.

"Biasanya banjir disertai tanah longsor, pohon tumbang dan papan reklame tumbang. Jangan sampai menimbulkan korban Jiwa," ujarnya.

Selain itu juga meminta kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

"Ini saatnya kita bergotong royong, bahu membahu dengan sesama warga, apalagi ini masa puasa tentu akan berat sekali jika kita tidak bersolidaritas satu sama lainnya," tegasnya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

NASIONAL
4 Warga Tangerang Tertangkap Bawa 15,7 Kg Sabu Pakai Ambulans di Pelabuhan Bakauheni

4 Warga Tangerang Tertangkap Bawa 15,7 Kg Sabu Pakai Ambulans di Pelabuhan Bakauheni

Minggu, 12 April 2026 | 16:22

Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu seberat 15,7 kilogram di kawasan Seaport Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.

SPORT
Nathan Lebak Juara Liga 4 Banten, Harin FC Harus Puas Runner-up 

Nathan Lebak Juara Liga 4 Banten, Harin FC Harus Puas Runner-up 

Minggu, 12 April 2026 | 09:43

Atmosfer panas dan tensi tinggi mewarnai partai final Liga 4 Banten Piala Gubernur yang digelar di Stadion Benteng Reborn, Sabtu 11 April 2026.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill