Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem yang melanda kawasan Jakarta dan sekitarnya, pada tanggal 10-20 Maret 2025.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah II Tangerang Selatan (Tangsel) Hartanto saat dikonfirmasi membenarkan mengenai cuaca ekstrem yang akan terjadi selama sepekan ke depan.
"Memang betul ada potensi curah hujan ekstrem di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, karena memang bulan Maret ini sedang terjadi peralihan musim jadi memang curah hujannya bisa sangat tinggi," ungkapnya, Senin 10 Maret 2025.
BMKG sendiri sudah bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
"Akan tetapi, untuk kita dilakukannya OMC tetap bergantung pada keputusan bersama kedua belah pihak dengan mengamati kondisi dinamika atmosfer di hari tersebut," imbuh Hartarto.
Sementara, Anggota Komisi I DPRD Tangsel dari Fraksi PSI Alex Prabu mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel dan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem tersebut.
"Menyikapi prediksi BMKG akan ada hujan ekstrem, maka saya minta Pemkot Tangsel melalui BPBD dan stakeholder lainnya bersiaga untuk antisipasi dan melakukan motivasi bencana banjir, tanah longsor dan pohon tumbang," ujarnya.
Alex Prabu, juga mengimbau masyarakat Tangsel untuk senantiasa memantau informasi cuaca dan potensi bencana dari sumber terpercaya yakni BMKG, terutama bagi mereka yang akan bepergian jauh.
"Bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir, mohon juga saling bantu membantu bergotong royong dengan RT, RW dan pemkot, agar bisa meminimalisir kerugian dan terutama yang menyangkut nyawa manusia," ungkapnya.
Menurut dia, koordinasi antarinstansi dan penyebaran informasi yang cepat serta akurat sangat penting untuk meminimalisasi dampak cuaca ekstrem.
"Biasanya banjir disertai tanah longsor, pohon tumbang dan papan reklame tumbang. Jangan sampai menimbulkan korban Jiwa," ujarnya.
Selain itu juga meminta kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
"Ini saatnya kita bergotong royong, bahu membahu dengan sesama warga, apalagi ini masa puasa tentu akan berat sekali jika kita tidak bersolidaritas satu sama lainnya," tegasnya.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melanjutkan program penataan jaringan utilitas telekomunikasi melalui relokasi kabel udara ke saluran bawah tanah (ducting).
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memulai penyusunan dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria), sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews