Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com- Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan, menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, KH Ma’ruf Amin.
Acara ini diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kota Tangerang dan berlangsung di Gedung MUI Kota Tangerang pada Sabtu, 15 Maret 2025.
Dalam kesempatan tersebut, KH Ma’ruf Amin mengajak anggota ISNU, khususnya di Kota Tangerang, untuk berkontribusi dalam pembangunan dan kemajuan kota serta bangsa.
"Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama ini berarti orang pintarnya NU, intinya adalah orang yang berilmu. Karena yang berilmu dengan yang tidak berilmu itu kan tidak sama. Untuk itu diharapkan sumbangsih dan kontribusinya serta pengabdiannya untuk kemajuan kota serta bangsa dan negara juga harus berbeda dan bisa lebih besar," ujar Ma’ruf Amin.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan kondusivitas selama bulan Ramadan. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap kompak dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial selama bulan suci.
"Untuk ISNU sendiri, saya berharap dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang melakukan reorganisasi ke depannya dengan baik dan bisa berkontribusi terhadap pembangunan di Kota Tangerang," tambahnya.
Tak lupa, Maryono mengimbau masyarakat agar meningkatkan empati dan kepedulian sosial dengan membayar zakat sesuai ketentuan.
"Jangan lupa untuk membayar zakat sesuai ketentuan karena dengan zakat kita mampu membersihkan dan mengaktualkan ibadah kita di bulan suci Ramadan tahun ini," tutup Maryono.
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews