Connect With Us

Puluhan Warga Geruduk Gudang Oli Palsu di Cipondoh

Yanto | Kamis, 20 Maret 2025 | 17:38

Sebuah gudang yang diduga menjadi tempat produksi atau penyimpanan oli palsu di Kompleks Pergudangan Kavling DPR, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, digeruduk warga, Kamis 20 Maret 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Madani Tangerang Libas Mafia (Almamater Lima) menggeruduk sebuah gudang yang diduga menjadi tempat produksi atau penyimpanan oli palsu di Kompleks Pergudangan Kavling DPR, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Dari pantauan TangerangNews di lokasi, puluhan massa ini sempat melakukan aksi protes hingga mendobrak pagar gudang yang diduga menyimpan oli palsu tersebut.

Koordinator Aksi, Djoko Handoko menjelaskan aksi massa ini dilakukan sebagai penolakan peredaran oli palsu dan meminta mereka yang terlibat untuk diberikan sanksi atau hukuman sesuai ketentuan berlaku. 

"Kami sudah melakukan juga aksi unjuk rasa di MUI Kota Tangerang pada 27 Februari lalu. Tapi, hingga saat ini belum ada langkah kongkret dari aparatur berwenang. Jadi, kami melakukan aksi hari ini untuk membuktikan gudang-gudang oli palsu masih beroperasi," kata Djoko, Kamis 20 Maret 2025.

Djoko menegaskan, selama tidak ada respons dari aksi yang sudah dilakukan, maka bisa dipastikan gerakan ini akan terus bergulir, hingga semua yang terlibat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami minta Pemerintah Kota Tangerang juga secara tegas harus menertibkan serta mencabut izin usaha dan menutup gudang-gudang yang dijadikan tempat beroperasinya produksi oli palsu," terangnya.

Ia juga menuntut Kapolres Metro Tangerang Kota melakukan langkah kongkret, serta harus menindak tegas dan memproses hukum oknum-oknum produsen oli palsu, baik yang ada di kawasan pergudangan Cipondoh maupun Dadap dan sekitarnya.

"Setelah aksi ini kami berencana akan melakukan sidak kembali khusus untuk wilayah pergudangan yang ada di kawasan Dadap," tegasnya.

Menurutnya, di kawasan Dadap terdapat sekitar 30 gudang yang memproduksi dari kemasan hingga pengoplosan oli palsu

"Sejauh ini kami menduga kuat perbuatan tercela ini melibatkan oknum berinisial YSP yang menjalankan bisnis haramnya, melalui konsorsium dan atas sepengetahuan oknum pejabat di tubuh Mabes Polri," pungkas Djoko.

Sementara itu Kapolsek Pinang, Polres Metro Tangerang Kota, Iptu Adityo Wijanarko saat TangerangNews hubungi melalui pesan singkat tidak mengetahui terkait pergudangan produksi oli palsu tersebut.

"Maaf, kalau terkait produksi oli lebih baik tanya ke Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, yang berhak menjawab produksi ini," imbuhnya.

TANGSEL
Atasi Sampah, Pemkot Tangsel Targetkan Seluruh Fasilitas Publik hingga Perkantoran Dipasang Biopori

Atasi Sampah, Pemkot Tangsel Targetkan Seluruh Fasilitas Publik hingga Perkantoran Dipasang Biopori

Kamis, 8 Januari 2026 | 23:33

Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini bersiap mereplikasi secara masif Program Biopori sebagai upaya mengatasi krisis sampah yang terjadi di wilayah tersebut.

BISNIS
Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Kamis, 18 Desember 2025 | 21:03

-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill