Connect With Us

Hari Kartini 2025, Satpas SIM Polres Metro Tangerang Layani Masyarakat Gunakan Pakaian Adat

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 21 April 2025 | 18:47

Petugas Satpas SIM Satlantas Polres Metro Tangerang Kota, menyemarakan Hari Kartini dengan mengenakan pakaian adat dalam melayani masyarakat, Senin 21 April 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Surat Izin Mengemudi (SIM) Satlantas Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya dalam menyemarakan Hari Kartini memberikan suasana berbeda pada ruangan pelayanan, di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Senin 21 April 2025. 

Nampak, sejumlah polisi wanita (Polwan) yang melayani pembuatan SIM itu cantik dan elegan mengenakan pakaian adat saat memberikan pelayanan tepat di Hari Kartini hari ini, Senin, 21 April 2025.

Anggun, namun tetap menunjukan sisi humanis, dengan senyum sapa hangat sejumlah Polwan berpakaian adat dari suku Jawa dan Makasar ini terlihat cepat dan cekatan melayani para pemohon SIM yang datang.

Salah seorang pemohon SIM, Wisnu Prawira, mengaku kaget dan terkesan dengan pelayanan polwan menggunakan pakaian adat tradisional.

Ia mengatakan senang mendapat sambutan hangat dan senyum ramah dari para Polwan cantik itu.

"Jujur awalnya saya kaget, kok petugasnya pakai kebaya, Bagus banget. Oh ternyata saya baru ingat hari ini hari Kartini ya," ujar Wisnu.

Ditanya terkait pelayanan yang didapatkan, warga Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang tersebut mengatakan sangat puas dengan pelayanan yang diberikan, cepat dan super ramah. Tidak harus lama menunggu antrian.

"Cepat dan jelas dengan bantuan petugas-petugas yang ramah sangat membantu proses pembuatan SIM ini. Sudah barang tentu, sebagai masyarakat saya sangat puas dengan pelayanan yang diberikan, semoga tetap terus dipertahankan," tukasnya.

Sementara itu, Kanit Regident Satlantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Dwi Astri Ch menyebutkan, para Polwan yang mengenakan baju adat tak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap peran Kartini.

Namun juga, untuk lebih mendekatkan antara polisi dengan masyarakat di moment Hari Kartini, Polri tetap humanis menjadi pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat.

"Melalui penampilan yang unik, tradisional dan menarik, diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih akrab. Kami (Polri) selalu siap membantu dan  memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Tidak hanya di momen hari besar, AKP Dwi Astri Ch menambahkan, Satpas SIM Polres Metro Tangerang Kota juga akan terus memperkuat komitmen dalam menciptakan layanan publik yang lebih humanis dan inklusif di era modern sekarang ini.

"Semangat Hari Kartini ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perempuan di seluruh Indonesia untuk terus berjuang dalam mencapai cita-cita dan berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara," tandasya.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

NASIONAL
Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Didiskon 50 Persen bagi Peserta BPU

Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Didiskon 50 Persen bagi Peserta BPU

Rabu, 29 April 2026 | 18:41

Pemerintah memberikan keringanan iuran sebesar 50 persen untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU), sebagai langkah konkret menjaga daya beli

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Relokasi Kabel Optik Semrawut di 15 Ruas Jalan Tanpa Dana APBD

Pemkab Tangerang Relokasi Kabel Optik Semrawut di 15 Ruas Jalan Tanpa Dana APBD

Rabu, 29 April 2026 | 15:20

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memulai proyek pembenahan infrastruktur estetika kota melalui relokasi kabel udara fiber optik menjadi kabel tanam bawah tanah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill