Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan kendaraan alami mogok karena nekat terobos banjir dengan ketinggian 50 centimeter, di Jalan Dipati Ukur, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu 18 Juni 2025, dini hari.
Dari pantauan TangerangNews di lokasi air semakin lama semakin naik. Pengendara motor yang enggan putar balik memaksa melewati banjir tersebut. Namun akibatnya motor mereka malah mati dan mogok.
Warga setempat, Yoniur mengatakan banjir tersebut terjadi akibat meluapnya air di Sungai Kali Sabi.
"Pasca diguyur hujan deras membuat debit air makin deras dan tak mampu menampungnya hingga alami kebanjiran," ujarnya. Yoniur, kepada TangerangNews.
Masih dikatakan Yonior, akibat banjir tersebut membuat arus lalulintas sempat tersendat dari arah Taman Cibodas menuju Pasar Malabar, maupun sebaliknya.
Ia pun berharap kepada pemerintah kota Tangerang untuk segera dapat memberikan solusi agar banjir tidak terus terjadi disaat musim hujan tiba.
"Kalau bisa drainase diperbaiki di lebarin atau di dalamin," ungkapnya.
Pengendara sepeda motor bernama Kopral menuturkan kondisi banjir ini hampir setiap tahun terjadi apabila musim hujan tiba.
Menurutnya kondisi ini diperparah dengan sempitnya gorong-gorong hingga membuat aliran air menuju Kali sabi meluap.
"Hampir tiap tahun jalan ini banjir terus, kasian ini warga yang mau melintas, kalau dipaksa bisa mogok," ucapnya.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGMemilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews