Connect With Us

Program Kang Benn Jalan-Jalan Dekatkan Layanan BNN ke Zona Rawan Narkoba Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 26 Juni 2025 | 19:43

Peringatan HANI 2025 di Kota Tangerang, Kamis 26 Juni 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang meluncurkan program Kang Benn Jalan-Jalan sebagai inovasi pencegahan langsung ke masyarakat.

Inovasi ini merupakan upaya jemput bola yang dilakukan BNN Kota Tangerang dalam menjangkau masyarakat secara langsung melalui kendaraan operasional. Yakni, dengan memberikan layanan informasi dan edukasi P4GN program terkait.

Kepala BNN Kota Tangerang Vivick Tjangkung mengatakan, Kang Benn Jalan-Jalan hadir sebagai solusi mendekatkan layanan BNN ke masyarakat, terutama di wilayah padat penduduk dan zona rawan narkoba.

"Melalui inovasi ini, kami ingin memastikan bahwa pesan antinarkoba tidak hanya berhenti di media atau ruang dapat. Tapi, hadir nyata di jalan-jalan pasar, sekolah dan permukiman," tegas saat memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 di CGV Foodmosphere, Kota Tangerang, Kamis 26 Juni 2025.

Ia pun menyatakan, upaya pencegahan, rehabilitasi dan pemberantasan tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi dari seluruh elemen keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah daerah, hingga dunia usaha.

"Indonesia Emas 2045 hanya akan tercapai jika kita memiliki generasi yang sehat dan terbebas dari jeratan narkoba. Dan upaya itu dimulai hari ini, dari lingkungan terkecil kita," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menjelaskan komitmen Pemkot Tangerang dalam memerangi peredaran narkoba tidak main-main. Saat ini untuk rehabilitasi Pemkot Tangerang pun sedang berkoordinasi dengan RS Sitanala untuk program yang lebih nyata.

"Begitu juga dengan Kang Benn Jalan-Jalan yang kita suport secara penuh," ungkap Maryono.

Diketahui, peringatan HANI 2025 ini mengangkat tema 'Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba Melalui Pencegahan, Rehabilitasi dan Pemberantasan Menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini diikuti jajaran Forkopimda hingga elemen organisasi masyarakat, yang dimeriahkan dengan ragam penampilan edukasi antinarkoba yang dikemas dengan drama musikal.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill