Connect With Us

Mengenal Apa Itu Amfetamin, Narkoba yang Dikonsumsi Sopir Truk Maut Tangerang dan Pelaku Pembunuhan Wanita Tanpa Kepala di Muara Baru

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 5 November 2024 | 10:49

Ilustrasi obat Amfetamin (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Baru-baru ini terungkap dua kasus yang terlibat penggunaan narkoba jenis amfetamin. Di Tangerang, seorang sopir truk berinisial JFN, 24, menabrak sejumlah kendaraan secara ugal-ugalan. Hasil pemeriksaan laboratorium memastikan bahwa JFN positif menggunakan narkoba amfetamin. 

"Hasil labnya demikian (positif), sehingga ini sangat membahayakan, bila sopir wing boks dalam mengemudikan kendaraan dibawah pengaruh Narkoba," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Jumat 1 November 2024, lalu.

Akibat perbuatannya, tujuh orang terluka dan 16 kendaraan mengalami kerusakan. Sopir yang sempat dihakimi massa itu masih dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang di bawah pengawasan medis.

Sementara itu, di Jakarta Utara, kasus pembunuhan sadis terhadap seorang wanita asal Binong Tangerang, juga melibatkan penggunaan amfetamin. 

Pelaku bernama Fauzan Fahmi, 43, dinyatakan positif menggunakan narkoba tersebut sebelum membunuh dan memutilasi korban berinisial SH. 

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra menyebutkan bahwa pelaku kemungkinan besar mengonsumsi sabu sebelum melakukan aksi kejamnya.

"Kemungkinan tersangka selesai mengkonsumsi sabu," ucapnya Senin, 4 November 2024.

Fauzan, yang diketahui bekerja sebagai jagal hewan, menggunakan pisau dalam aksinya, membuang tubuh korban ke danau dalam karung, dan menyembunyikan kepala di tempat terpisah sekitar 600 meter dari tubuh.

Apa Itu Amfetamin? 

Dikutip dari laman resmi Badan Narkotika Nasional (BNN) Amfetamin adalah narkoba jenis stimulan yang memengaruhi sistem saraf pusat. Penggunaannya memberikan efek meningkatkan kewaspadaan, menghilangkan rasa lelah, dan mencegah kantuk. 

Namun, penyalahgunaannya bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan ketergantungan, halusinasi, hingga perubahan perilaku agresif dan tidak terkendali.

Di Indonesia, amfetamin masuk dalam daftar narkoba yang dilarang keras penggunaannya tanpa izin medis, dengan pengawasan ketat oleh hukum.

Awalnya, amfetamin diselundupkan ke Indonesia dari luar negeri, namun seiring waktu produksi ilegalnya mulai terjadi di dalam negeri. Narkoba ini sering diubah menjadi bentuk metamfetamin yang lebih berbahaya dan dikenal sebagai "sabu." 

Efeknya bisa bertahan lama dalam tubuh, dan metabolitnya dapat terdeteksi dalam urin pengguna bahkan setelah beberapa waktu.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah

Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:59

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill