Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com- Potongan kepala yang diduga milik seorang wanita asal Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang tengah diperiksa lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Diketahui, Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati menerima dua potongan tubuh terpisah yang diduga berkaitan dengan kasus pembunuhan.
Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono mengatakan, tim forensik akan melakukan pemeriksaan mendalam melalui autopsi dan tes DNA untuk memastikan apakah potongan kepala dan badan tersebut berasal dari satu orang.
"Kita akan melakukan autopsi, pemeriksaan dalam, juga akan melakukan pemeriksaan DNA untuk mencocokan apakah kepala dan badan itu satu orang atau bukan," ujar Prima dalam keterangannya dikutip, Kamis, 31 Oktober 2024.
Dijelaskan Prima, potongan tubuh tersebut diterima dalam dua tahap, yakni bagian badan pada Selasa, 29 Oktober 2024 dan potongan kepala baru tiba pada Rabu dini hari, 30 Oktober 2024.
Prima menjelaskan, proses identifikasi secara ilmiah melalui penncocokkan data antemortem dan postmortem masih berlangsung, sehingga tim belum dapat memastikan detail .
Seperti diketahui, jasad wanita ini ditemukan mengambang tanpa kepala dalam sebuah kantong besar di kawasan danau Muara Baru, Jakarta Utara.
Polisi mengidentifikasi korban sebagai SH, seorang ibu rumah tangga berusia 40 tahun yang tinggal di Jalan Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Sebelum ditemukan tewas, korban sempat berpamitan kepada keluarga untuk berangkat kerja ke Jakarta pada Minggu 27 Oktober 2024, lalu.
"Awalnya dia tidak cerita, hanya berpamitan mau berangkat kerja. Tiba-tiba dengar kabar duka dari pihak Kepolisian, kami sekeluarga kaget," kata Zulfikri, adik ipar korban.
TODAY TAGAksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
"Rumahku adalah surgaku", sebuah slogan yang menggambarkan bagaimana sebuah rumah menjadi tempat yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi penghuninya. Namun, hari ini rumah bukan lagi menjadi surga yang dirindukan.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyinggung masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemkab Tangerang untuk memenuhi harapan masyarakat terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews