Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia pada 10 Oktober, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tidak hanya menegaskan komitmen pada layanan kesehatan mental, tetapi juga menyuarakan peringatan penting kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni secara tegas mengimbau warga agar menghindari mendiagnosis diri sendiri (self-diagnosis) dan segera memanfaatkan fasilitas kesehatan profesional yang telah disediakan.
Menurutnya, di tengah derasnya informasi dan tekanan hidup modern, isu kesehatan jiwa masih kerap dianggap tabu, atau sebaliknya, sering ditangani secara mandiri tanpa konsultasi ahli.
“Yang penting, jangan pernah mendiagnosa diri sendiri tanpa konsultasi dengan profesional. Karena itu, Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) hadir untuk mengedukasi masyarakat, agar lebih terbuka membicarakan masalah mental, sekaligus mengarahkan pada proses penyembuhan yang tepat,” tegasnya, Jumat 10 Oktober 2025.
Akses Layanan Gratis Sebagai Solusi
Untuk menjawab tantangan self-diagnosis ini, Pemkot Tangerang telah memastikan akses ke layanan kesehatan jiwa tersedia secara merata dan mudah dijangkau.
dr. Dini mengatakan layanan kesehatan jiwa kini tersedia di seluruh fasilitas kesehatan tingkat satu (Puskesmas) di seluruh wilayah Kota Tangerang.
"Warga dapat berobat ke Poli Jiwa RSUD Kota Tangerang untuk penanganan lebih lanjut," katanya.
Tim TPKJM telah disiapkan yang bertugas turun langsung ke masyarakat untuk memberikan edukasi, pendampingan, hingga membantu proses rujukan secara gratis, memastikan warga mendapatkan penanganan yang akurat.
Dr. Dini mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi mental diri sendiri maupun orang di sekitar, karena kesehatan jiwa dan fisik memiliki peran yang sama pentingnya bagi kesejahteraan hidup.
"Kami berharap stigma dapat hilang dan masyarakat semakin terbuka untuk mencari pertolongan sejak dini dari profesional," tutupnya.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGDi Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews